Gak Kuat atau Gak Syukur?

Hal ini buat saya sadar nanti kalau merintis bisnis, memulai lagi dagang, waktu/jam harus lebih banyak dari kerja kantoran. Saat merintis pun sama, musti bercapek-capek ria di luar jam kerja untuk membangun sistim dan jaringan. Sistem di kantor lebih tertata, saat merintis gak ada yang tertata. Serba serabutan, serba awut-awutan, semua dipikirkan, semua dikerjakan.

Di tempat kerja ini (WJ Group) saya rasakan feel wiraswasta masih kental, apalagi yang bagian sales. Mereka dibuat bagaimanapun caranya bisa jualan sebanyak mungkin, perusahaan menyediakan barang yang cukup untuk senjata jualan. Analisa dan keputusan harus juga segera, jangan melewatkan kesempatan begitu saja.

Di Warehouse pun, musti closing setiap hari. Artinya stock di sore harus cocok dengan sistem, barang yang di ambil sales, terjual dan yang dikembalikan akan di cek sore itu juga. Setiap hari harus stock opname, nyocokin transaksi sampe malam, kepala gudang always pulang setelah maghrib. Akhir minggu atau akhir bulan, problem closing jarang terjadi, karena setiap hari sudah dibuat bener.

Ini kerja Karyawan, Wiraswasta atau Militer?


Entrepreneur tuh nggak bisa kerja 8 jam sehari, 40 jam seminggu. Kalau perlu 12 jam per hari, 100 jam per minggu. Karena merintis butuh banyak waktu, tenaga, pikiran, dan itu semua dilakukan sendiri, maksimal berdua, itupun kadang dengan pasangan. Selama hidupnya entrepreneur mungkin akan selalu merintis, karena ide-ide di kepalanya selalu ingin di jalankan di realisasikan.

Hal ini yang saya tidak ketahui saat 8 bulan ngenterpreneur, merintis tapi sering dirumah, banyak istirahat, mikirnya kurang kuat, usaha kurang banyak. Jadinya ya penghasilan dan kesempatan tidak semakin membesar. Ilmu hanya dapat dari komputer, internet, buku, padahal pengalaman banyak tersedia diluar sana.

Baru kesadar saat kerja di WJ Group ini, Pak Stv as Direktur is anak dari pemilik/ pendiri. Semangatnya masih mengikuti Ayahnya, kerja kerja kerja. Kordinasi dan komunikasi tidak mengenal hari dan jam, habis isya iya, subuh iya, minggu pun iya.  Ini nih entrepreneur, gak ada waktu untuk istirahat. Karyawan jadinya harus ngikutin.....

Luar kota terlama

Dinas luar kota terlama di minggu kemaren, 4 hari di Jogja, Semarang, Tayu, padahal Sabtu kemaren pulang ke Surabaya, istri saya ikut balik Kudus. Selasa langsung saya tinggal luar kota, balik Kamis, Sabtu luar kota lagi, kasihannya….. saya yang kasihan hi hi. Bos ane gitu tuh, jarang sekali ngasih info rencana luar kota, ada tamu atau meeting.

Sebenarnya rencana luar kota hanya meeting di Jogja, eh pas pulang saya gak dibolehin, diminta tetep bertahan di Jogja, cek GWP with salah satu Direktur TIV, cie Direktur, saya lihat profile beliau di linkedin as a director. Keren dah langsung berhubungan, ngobrol dan diskas sama director, gak ketinggalan juga Direktur SCM dan Director Sales, wih wih makin naik maqom saya kalau pas kumpul ngobrol kwa kwa kwa.

Oh iya, pas diminta tetep di Jogja saya gak ada persiapan pakaian ganti, gak ada niat dan rencana sih, dan gak pernah juga ngalamin gini. Saya pun diijinkan untuk beli pakaian, asiik. Sebelum Ashar saya diantar SM keliling gudang di Jogjakarta. Trus beli baju di Mal Malioboro, malamnya nginep di rumah Embak di Jogja.

Ilmu dibagi Pahala dicari

Agak kaget dengan kakak ipar yang tiba-tiba cerita mengenai kajian Islam. Mulai sering nonton di Youtube, beberapa ustadz dan paling banyak cerita khususnya Ust. Adi Hidayat. Kalau itu mah favorit saya dan banyak orang. Mas Tig ini dulunya menurut saya kurang ‘rasa’ keislamanannya, sholatnya nelat, diskusinya ‘kurang’ islami, dan banyak keduniawian. Alhamdulillah berucap syukur sekarang mau berubah.
****

Sudah hampir 3 bulan ini saya mulai berbagi ilmu (PPIC & Logistics) yang saya punya, based on pengalaman dan analisa saya. Saya juga nggak tahu pengalaman saya ini yang baik atau biasa saja, minimal orang tahu, punya referensi untuk pembanding. Kuliah di Teknik Industri, bekerja di bidang yang sama dengan kuliah itu menyenangkan. Hingga 14 tahun bekerja juga masih dibidang yang berhubungan dengan kuliah dulu.

Barusan Pulang

Friendship