Semua akan segera berlalu

Ramadhan yang membuat kebiasan-kebiasan baru itu akhirnya berakhir juga, genap 30 hari kita dinaungi kemuliaan bulan itu. Ada 11 bulan yang musti kita lalui untuk kembali bejumpa dengannya, apakah Allah Swt., memberikan kita kesempatan itu? waAllahu a’lam.

Di hari terakhir saat Umrah tahun lalu, kami bingung apakah harus sedih atau senang. Sedih karena akan meninggalkan 2 kota suci yang penuh pelipatan pahala, senang karena kami akan bertemu lagi dengan teman, saudara dan handai taulan kembali.

Di akhir Ramadhan kemaren juga seperti itu, apakah kami harus sedih atau senang. Sedih karena ditinggal bulan yang membelenggu setan-setan, senang karena telah melewati kawah candradimuka pelatihan keimanan dan ketakwaan, berharap 11 bulan di depan bisa meneruskan ketaatan dan keistiqomahan.

Artis Ini mengumbar aurat di bulan Ramadhan

 Minggu ini salah satu hal yang menarik saya adalah ramainya netizen komentar di instagram Cinta Laura, Cinta yang saat ini tinggal di negeri Paman Sam sedang mempromosikan perhiasan dengan pakaian yang sangat minim.

Netizen mengkritik jika ini adalah bulan puasa dan tidak mengumbar aurat. Cinta pun membalas komentar mereka, bahwa ini adalah tugas profesional, beda dengan kehidupan personal. Dan ini  adalah negara yang berbeda, lingkungan yang berbeda, kita harus belajar lagi untuk memahaminya. Kurang lebih kayak gitu lah balasan Cinta Laura.

Ini mah salah semua kata saya, yang ngingetin hanya bulan puasa, bulan-bulan lain yang gak boleh woey!. Lagian foto-foto IG  Cinta ya selalu pake pakaian terbuka, jarang tuh protes/ ngingetin. Trus Cinta juga kurang ilmu, pake misahin tugas profesional dengen personal. Lha bedanya apa, kalau anda dipekerjakan/ dibayar untuk zina ada mau? Misal di foto tanpa benang sehelai benang pun? Sedangkan kalau gak ‘kerja’ anda pake pakaian biasa. Ini apa namanya coba?

Di Surabaya malah nggak bisa Tarawih

Udah pada tahu kan kalau ane pindah ke Surabaya di bulan Maret kemaren. Dan sekarang mengalami Ramadhan bersama istri dan Ayah saya. Ini adalah moment pertama, bertiga di Surabaya. Pekerjaan saya juga berpindah, dari Suntory Garuda ke YCH.

Nah di Ramadhan ini ada salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan yaitu qiyamul lail berjamaah, atau biasa kita sebut Tarawih. Dilakukan tepat setelah sholat Isya, diisii dengan ceramah, diakhiri dengan witir. Minimal 1 jam kita bisa menyelesaikan ibadah ini. Walaupun sebenarnya dikerjakan sendiri tidak mengapa, namun terasa kurang afdol.

Ibadah tarawih ini jadi sulit saya lakukan saat berada di Surabaya, hal ini karena kondisi pekerjaan saya. Disini jam kerja 2 shift overlap, artinya shift 2 datang jam 13.00 dan shift 1 jam 08.00 - 16.00. Namun sebagian orang pasti ada yang lembur, hal ini karena banyak faktor, seperti orang kurang, order keluar sangat sore, tidak multi sklill dll.

Panggilan Puasa hanya untuk yang beriman?

Kenapa kita berpuasa, siapa yang nyuruh, trus dapat apaan? Kok sampe mau-maunya gak makan, gak minum, bergaul dengan istri di siang hari. Duh capek, malas, nggak semangat, nggak produktif.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ  . Itu adalah Ayat Quran yang memerintahkan insan beriman untuk melaksanakan puasa di bulan Ramadhan. Dan perintah ini juga telah diberikan Allah Swt., kepada umat terdahulu juga walaupun mungkin berbeda cara.

Sebagai manusia beriman ya pasti nurut dan patuh dengan perintah Allah Swt., karena kita sudah memutuskan untuk beragama Islam. Kalau nggak Islam yang gak usah nurut Quran, gak usah nurut Hadits, ikuti perintah agamamu ajah.

Barusan Pulang

Friendship