Wisata Bahari Lamongan: Keberuntungan bukan Kebetulan

 
Apa yang terjadi hari ini, nanti ataupun yang gakan datang, saya nggak tahu. Semua berharap, berharap cemas ..... endeh, berharap yang baik dong. Hari minggu ini adalah hari dimana YCH Surabaya mengadakan family gathering. Jadi sekarang capeknya masih kerasa, padahal ya nggak ngapa-ngapain hi hi.

Liburan karyawan dengan mengajak keluarga ke Wisata Bahari Lamongan. Di cabang YCH lain juga mengadakan gathering, namun hanya YCH Surabaya yang bisa mengajak keluarga. Wah bisa saling mengenal pasangan dan anak-anaknya nih.

Info yang saya  dapat, baru kali ini acaranya mengajak keluarga dan WBL adalah tempat yang sama untuk acara gathering YCH Surabaya selama 4 tahun berturut-turut.... nggak bosan ya mereka. Positifnya mereka jadi tahu perkembangan WBL dari tahun ke tahun...haseeg.

Surabaya jadi tempat berikutnya

Akhirnya mencari nafkah di Surabaya, gembira, senang, kecewa, sedih, suka, gregetan, gemez. Ini mungkin yang dinamakan perasaan yang campur-campur. Sebagai muslim rasa yang musti di pupuk adalah Sabar dan Syukur dalam kondisi apapun. lha ini saya harus bersabar atau bersyukur. Yuk kita simak...

Saat masih kerja di Garudafood (SGB) enggak kepikiran bakal pindah kerja di Surabaya. Pertama, kalau pindah pun mungkin ke Pabrik SGB di Surabaya (Sidoarjo). Kapasitas pabrik dan gudangnya begitu besarnya (dibanding Pati), dan saya merasa belum mempunyai keberanian untuk menantang kesana, jika dipaksa... mungkin akan dicoba.

Kedua, di Pati sudah begitu nyamannya, mulai dari kontrakannya, tetangga, lingkungan, aktivitas, pabriknya, teman2, pekerjaan, atasan, bawahan, suasana kota, biaya hidup, mau mudik murah dan mudah. Rasanya males pindah kerja, kalau pun nggak kerja di SGB, mungkin saya akan memulai jualan/ ngenterpreneur.

Nginep di Hotel? Ini rencana dia

Sekarang posting saya sering berlanjut, bergitu juga yang ini. Check yang ini

Tidak lama dari itu, pulang dari Pekanbaru saya diminta datang ke HO YCH. Saya diberikan penginapan  di Hotel Santika Cikarang, wah kalo Santika nih jaminan bagus lah. Dari lobbynya udah wah, kamarnya juga standar ke atas, ada kolam renang dan yang paling joss adalah sarapannya... banyak dan bermacam-macam.
Awal Maret saat saya di beri kesempatan seminggu di YCH Surabaya. Saya menginap di 2 hotel, pertama di Whiz Premiere Darmo Satelit. Hotel ini masuk di wilayah apartemen dan penginapan elite, bentuknya unik. Terlihat dari ruang makan yang terletak di tengah dengan atap terbuka (kanopi) dan dikelilingi jendela-jendela kamar dan balkon lantai 2.


Kamarnya sederhana, cukup luas. Air bisa isi ulang sendiri, jadi gak perlu beli di luar. Sarapan diambilkan, jadi kita milih sample yang ada di meja, pelayan akan menyiapkan dan mengantar di meja. Senangnya adalah ada mesin kopi dan snack yang cukup...haseeq.


Perempuan ini selalu memaksa saya nginep di Hotel

Amaris Simpang Lima Semarang
Selama kerja di garudafood, khususnya setelah sebagai BOF (Logistic). Intensitas meeting saya di luar kota semakin sering, setahun bisa 4 – 5 kali dinas luar kota. Biasanya awal tahun ada annual meeting, dan bulan berikutnya adalah rakor serta logistic meeting 3 bulanan. 

Ada 8 orang dari daerah yang mewakili pabrik kami yang datang ke Jakarta jika ada meeting. Rata-rata kami meeting hingga 2-3 hari. Dari seringnya pergi ini, saya pun banyak merasakan berbagai macam hotel dengan budget 1 jutaan. Cukup tinggi karena diisi berdua dan bayar berdua he he.

Hotel-hotel di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Surabaya kami coba rame-rame. Sayangnya saya tidak menjadikan moment ini untuk di dokumentasikan dengan baik untuk Blog. Wah jadi blogger traveler ini...hi hi. Banyak juga sih cerita-cerita saat dinas luar kota, bertebaran di blog ini.

4 tempat yang tidak menyangka bisa mengunjunginya

Lanjut dari post minggu lalu ya.... 

Sekitar 2 bulan saya belajar dan bekerja di Semarang, merasakan kembali sebatang kara tinggal di kost. Mendapat kesempatan mengelola salah satu account dan merasakan slogan “welcome to the jungle”. Memulai lagi di zona tidak nyaman, belajar dan mencoba di masa transisi.

Tinggal di ibukota provinsi memberikan banyak pilihan hiburan dan kuliner. Tapi karena saya orang rumahan dan lokasi kost tidak dekat dengan pusat kota, jadinya hiburan dan kuliner saya lewatkan. Bulan-bulan awal saya masih pulang balik ke Pati di akhir minggu, 3 jam naik motor....wuihh capeknya. Senin pagi balik ke Semarang, di Sayung – Genuk selalu macet parah karena pertigaan padat dan banjir rob.

Baru 4 bulan, saya sudah mengetahui 4 tempat ini


Sejak 1 November 2016 saya telah bernaung di salah satu perusahaan third party logistic. Alhamdulillah saya masuk daftar PHK di perusahaan lama Suntory Garuda Beverage. Alhamdulillah karena bersyukur itu harus, kedua saya dapat pesangon, ketiga mendapat pengetahuan baru di perusahaan lain, bisa merasakan kerja di kota lain dan dapat teman baru.

PT. YCH Indonesia adalah nama yang asing bagi saya, wasasan saya ternyata cupet dan selama ini merasa cukup dengan pengetahuan di lingkungan Pabrik (Garudafood) saja. YCH berbasis di Singapura dan memiliki cabang di beberapa negara Asia. 

Ada sekitar 8 cabang di Indonesia, melayani berbagai macam jenis perusahaan dan produk. Dengan semangat melayani, YCH memiliki bisnis yang flexible. Flexible ini seperti yang pernah saya ceritakan disini. Semua bisnisnya tidak lepas dari pengelolaan warehouse dan distribusi.  

Hingga bulan Maret, saya yang karyawan baru ini saya telah mendapat kesempatan untuk mendatangi 4 SP [Suplly Point] atau cabangnya. Mana aja itu, yuk ikuti perjalanan saya.

Hingga gak sadar dan berjuang sadar, ternyata sulit

Masih membahas riba dari sambungan tulisan minggu lalu, yuk lanjuttt. Setelah jual beli, ada hutang piutang kayak gini loh..

Hutang (Piutang) itu meminjam sesuatu (uang atau barang), biasa terjadi jika ada orang yang merasa kekurangan (kepepet) dan butuh bantuan, trus ada temannya[2] yang punya keluasan dan kelebihan. Nah temannya[2] bisa tuh membantu meminjami uang dengan syarat yang disepakati.

Karena membantu orang susah, ya jangan ditambah susah. Ntar ngembalikannya pake tambahan (bunga), itu dinamakan riba yang nyusahin. Karena uangnya Cuma buat makan, bukan buat buat jualan (bisnis). Tidak ada keuntungan yang muncul di situ, beda dengan pinjam uang buat bisnis, silahkan diskusi syarat jual beli.

Begitu mudahnya orang melakukannya, hingga nggak sadar dan sulit untuk sadar

Dulu memang saya tahu mengenai ini, tapi hanya seperti melihat buih mengambang di pantaii...biar ajalah. Namun 3 tahun ini Allah Swt., memberikan kesempatan untuk lebih mengetahui tentang larangan ini. Alhamdulillah hati saya mau menerima dan mau berubah, semua atas izin Allah Swt.

Once upon time

“Sekarang ini Pak beli mobil cuma bisa pake kredit, cash tuh sulitnya minta ampyun” percakapan kami dengan driver Grab Taksi saat di jalanan menuju Hotel Santika Cikarang. Itu adalah pengalaman mas driver saat beli mobil untuk taxi online.

Hal ini yang menyebabkan saya berangkat jauh dari Pati ke Pekanbaru

Sebelumnya saya infokan kalau tulisan ini adalah lanjutan dari post sebelumnya. Sudah baca ini : Problem 3 tahun lalu, menyebabkan saya musti balik ke Pekanbaru. Kalau udah yuk lanjut.

Super Penyet 268
Setelah segar mandi, ganti baju dan sholat jamak, kami terlelap tidur siang-sore. Tujuan malam pertama adalah mengunjungi tempat makan guru bisnis saya dulu, Pak Ibnu Khattab... di rumah makan Super Penyet 268. Aneh bener pake angka, kelihtannya sih franchise ya soale pernah lihat juga nama ini di Semarang.

Problem 3 tahun lalu, menyebabkan saya musti balik ke Pekanbaru


Hampir 3 tahun yang lalu saya meninggalkan kota Pekanbaru, selama 5 tahun nafkah kami jemput di Bumi Lancang Kuning ini. Istri saya lebih lama lagi karena saat saya dipindah tugas ke Jakarta, dia memilih untuk bertahan dulu di Pekanbaru. Setahun kemudian ada tawaran ke Pati, barulah istri mau ikut pindah.

Di awal Februari kemaren kami merencanakan untuk kembali ke Pekanbaru, akhir 2016 rencana itu telah terpatri. Alhamdulillah uang pesangon PHK, kami gunakan untuk menutup hutang KPR di BRI Syariah, gak pengen punya hutang apalagi di Bank (ngeri). Sekalian kami mengurus mutasi kendaraan bermotor.

Atasan tidak se-iman pada diem, Pemimpin tidak se-iman berani rame

Posting ini adalah lanjutan dari post Pemimpin tidak se-iman berani rame, Atasan tidak se-iman pada diem , kalau sudah baca yuk silahkan lanjut.

Trus gimana pertemanan saya dengan non muslim dia baik banget, dia tulus, dia sering bantu, gak pernah mencela, dia bla bla bla...stop stop. Yang melarang kita berteman itu siapa? Yang ngelarang berteman baik itu siapa? Allah Swt., melarang kita untuk jangan berteman setia. Berteman biasa ya gpp, berteman baik ya gpp, jangan jadi setia, apalagi berteman buruk, zalim ntar.

Karena sebaik-baik teman adalah sesama muslim, apalagi muslim yang baik, pintar, cerdas. Mau mengingatkan kita akan ilmu Islam, menasehati kita jika kita tidak sesuai dengan Islam, membantu kita menjalani kehidupan dengan cara Islam, menyemangati kita untuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah Swt.

Pemimpin tidak se-iman berani rame, Atasan tidak se-iman pada diem

Ada nggak ya yang kayak gini, banyak dan bingung jadinya. Gimana nih saya, gimana nih saya. Atasan saya sih muslim tapi atasannya lagi non muslim. Njur kepiye... piye jal.

Sebagai Muslim, musti dan kudu njalanin rukun-rukunnya. Rukun Islam jalanin semua, pastinya dengan pemahaman baik dan benar. Misalnya Syahadat udah mengucap, ternyata masih percaya hari baik/ hari buruk, ternyata masih ngucapin Hari Raya Waisak ke umat Budha, yah...balik lagi dah ke pemahaman Syahadat.

OM kesini OM!!


Tulisan ini gak ada yang menarik kok, jadi saya sarankan kalau anda nemplok nggak sengaja buka postingan ini... saran saya nggak usah diterusin. Kenapa? Karena tujuan saya hanya mengenang, ntar-ntar bisa nostalgia. Sekalian latihan nulis, dan ikut menyemarakkan OM telolet OM!

Kami punya Oom dan Tante yang biasa dipanggil OY dan TP, itu adalah inisial namanya. Karena dulu sering disebut (terkenal kali ya) jadinya kami singkat aja supaya cepet ngobrolnya. OY sekarang menjabat Wakil Rektor di Universitas swasta di Malang, sedangkan TP adalah adik ragil Ibu saya.

Ngekost bareng cewek, ini yang akan terjadi

Tulisan ini adalah lanjutan dari sebelumnya, Check disini ya. Sengaja tidak menjadikan satu posting karena akan panjang, pasti capek dan bosen bacanya. Eits.. mungkin saya aja yang belum bisa membuat pembaca mau berlama-lama baca yak. #stilllearning

Sebenarnya penghuni kost disini hampir sama jumlahnya antara cowok dan cewek. Namun sudah menjadi rahasia umum, cowok tuh banyak diamnya. Kalaupun ngobrol lama itu ya nggak setiap hari. Cowok tuh kalau ngomong sama temen, volumenya biasa aja. Kelemahannya anak kost cowok is kemprooh.....

Tapi saya nggak ada masalah sih dengan penghuni kost cowok di Semarang ini. Hampir separuhnya pendiam dan kost emang untuk tempat istirahat. Dan kost ini pun kedatangan anak-anak lulusan SMA yang masih OJT di salah satu perusahaan di Kawasan Industr Candi.

Ada lubang exhaust fan di antara kamar kost saya dengan mbak-mbak sebelah

Udah pada tahu kan kalau ane mulai akhir Des 2016 ngekost di Semarang, tepatnya di sekitar Kawasan Industri Candi Ngrapyak. Ngekost sendirian, istri masih di Pati. Dapat kamar di depan, dekat pintu keluar, jadinya gak banyak manggut-manggut permisi kalau mau keluar rumah.

Setelah 3 minggu lamanya tenang di kamar kost, ada mbak-mbak  hadir di kamar sebelah. Bukan satu orang, 3 embak sekaligus coy. Iman udah harus siap dengan segala macam 'tantangan', atau imin pun tak lupa musti di bentengi dari munculnya 'keinginan'. Ternyata godaan itu datang juga, bukan iman atau imin , tapi talingo yang terganggu!

Bertiga mbak-mbak hadir di kamar sebelah saat malam hari, errr gak malam amat sih, habis isya lah mereka masuk. Antara berdua atau bertiga, karena saya hanya mendengar dari balik pintu saat mereka ngobrol dengan Ibu penjaga kost. Eh ternyata masuk kamar sebelah seingat saya udah ada yang nempatin, dan sayangnya antar kamar kami ada exhaust fan yang tidak terpakai.

Saat kamu memaksa, ini yang sebenarnya terjadi

Lari pagi jadi rencana tiap morning, bukannya apa apa... nih perut nonggol terus. Walaupun teman saya pernah ngomong kalau mau ngecilin perut, sit up 30-40 kali per hari. Tapi tetep aja lari jadi andalan menghasilkan keringat, membakar kalori dan memperkuat otot ....asyeek.

Hari itu tiba-tiba males aja lari, mau nyuci baju tapi lupa sabun belum beli. Mau lihat film gak minat, mau nulis gak ada ide. Keinginan lari masih ada, because merasa bersalah karena hingga hari Jumat baru lari sekali aja, yawes tak niatkan lari sebentar. Eh baru dapat 500 m istri ane nelp dari Pati, ngobrol sambil jalan sampe 300an meter. 

Udah males, mau panas eh telponan jadi dingin lagi.


Pakai cara ini, cari kontrakan di OLX bisa 3 kali lebih cepat

Wizzz, ane udah mulai latihan pake headline copywritting. Piye jal judule, sangar kah? Tulisan ini lanjutan dari Cari kontrakan di OLX, saya menemukan ini . Namun dengan detail yang bisa membuat pencarian anda lebih cepat. Cara ini bisa juga digunakan untuk pencarian kendaraan, gadget dan lainnya. Mungkin lagi untuk paltform yang lain, seperti Tokopedia, Bukalapak dan lainnya.

Yuk kita mulai saja, untuk tips saat cari kontrakan.

Barusan Pulang

Friendship