Ariel Tatum jadi cover model Majalah Pria dewasa : Ya Tuhan beri hamba kekuatan

Di foto tersebut, Ariel Tatum tampil seksi dengan bibir merah yang terlihat sangat sensual dan dress warna hitam yang terbuka.

Ha ha akhirnya anda salah satu pembaca yang tertarik membuka posting saya ini. Anda tertarik Judulnya atau gambar Ariel Tatumnya. Bagi yang memilih karena alasan judul, apakah tetap membaca jika fotonya nggak ada? Berita ini sudah banyak beredar di kanal berita online dan saya yakin ente udah membaca dan melihat covernya he he.

Di post ini saya nggak menampilkan foto-foto ariel tatum lho, ente googling aja atau nunggu terbitan majalah Maxim Indonesia. Saya salah satu yang tertarik dengan judulnya, itu adalah judul dari salah satu kanal berita online walaupun gak persis sama editorialnya. Judul dan beritanya memang sangat menggoda sekali untu di 'klik'.

Cari kontrakan di OLX, saya menemukan ini

Kerja di Semarang sudah hampir sebulan, ditandai dengan kost yang selesai di minggu ini. Gak kerasa juga sih kost sudah sebulan dan harus bayar lagi he he. Ini karena saya sering bolak balik Pati di 2 minggu awal, jadinya pas di minggu ketiga terbersit di otak “nah tinggal minggu depan aja nih ngekost”.

Ane harus segera cari kontrakan, kenapa harus ngontrak? Ngekost aja enak, murah, cepat...Hmm beberapa orang menanyakan hal yang sama. Pertama saya sudah menikah lama dan barang udah pada punya dan lumayana banyak, kontrak rumah jadi lebih privat kehidupan berumah tangga, terakhir adalah ngontrak jauh lebih murah dengan konpensasi bayar setahun.

Cari kontrakan dengan muter-muter kampung tuh sangat tidak efektif, buang waktu, bensin, uang dan tenaga. Jaman sudah maju, teknologi digital berkembang pesat, saatnya googling atau aplikasi. Pilihan jatuh ke OLX, platform yang mempertemukan penjual dan pembeli barang second atau sewa.

Nggak ikut Liga itu Dilemma

Sudah 4 kali saya mengikuti ajang Liga Blogger Indonesia yang diadakan oleh Dot Semarang. Memang sih tidak sehingar binggar kompetisi lain, tidak semeriah lomba lain, tidak semenarik ajang giveaway lain.

Tapi, dan lagi lagi tapi, kalau di cari kebaikannya ya pasti ada, kalau mau banyak ya bisa aja. Telah saya tulis semua di label ‘liga blogger’ ; ‘ligablogger’ ; ‘LBI’. Saya ikut sejak berada di Pekanbaru, di Jakarta dan di Pati. Eh lah kok sekarang saat saya memiliki kesempatan bekerja di kotanya penyelenggara, saya memutuskan nggak ikutan.

My reason is, ‘capek’ nulis 2-3 post tiap minggu, blogwalking, nulis tema dan deadline, Selama 3 - 4 bulan nulis deadline tanpa henti....hrggg. Namun sekarang hal itu yang saya rindukan, you know what? Karena saat ini saya binggung harus nulis apann di blog. Posting udah terlambat 2 minggu dan saat di depan komputer nggak punya bayangan tema postingan.

Dimana saya saat Aksi Bela Islam 2

Saya sempat berada di pilihan netral (cenderung biasa saja) terhadap aksi bela Islam, sedangkan istri saya yang terus menerus membela dan memuji aksi bela Islam 2 yang diadakan pada tanggal 4 November. Karena saya menganggap, Ahok tidak ada niatan menista dan sangat sayang jika dia harus di hukum serta di tahan. Akibatnya pencalonan dia menjadi Gubernur DKI terancam atau citra dimata warga DKI akan turun dan tidak akan terpilih.

Padahal apa yang selama ini dilakukan untuk DKI sangat maksimal, yah walaupun saya nggak merasakan sendiri. Hanya melihat dari pemberitaan media dan survei2 yang menyatakan kepuasan atas pemerintahan Ahok.

Hotel Aryaduta Jakarta : Alternatif Menginap Hotel Mewah Berbintang Lima di Jakarta

Hotel Aryaduta Jakarta (SumberGambar : Traveloka.com)
Mencari hotel berbintang lima di Jakarta memang terbilang mudah. Jakarta yang merupakan kota metropolitan ini, memiliki beberapa hotel berbintang lima yang cukup populer di kalangan masyarakat, wisatawan, maupun pejalan bisnis. Salah satu hotel berbintang lima yang menjadi hotel favorit parawisatawan dan pejalan bisnis ialah Hotel Aryaduta Jakarta.

Kamu bisa booking Hotel Aryaduta Jakarta di Traveloka. Hotel ini memiliki kemewahan dan kenyamanan tersendiri, sehingga menjadi salah satu hotel yang banyak peminatnya. Selain itu, berbagai fasilitas yang ada menjadi nilai tambah hotel ini. Tak heran jika pengunjung hotel inijarang sekali turun, bahkan selalu bertambah setiap tahunnya.

Hotel Aryaduta Jakarta sangat cocok buat kamu yang berencana liburan di Jakarta maupun melakukan perjalanan bisnis. Bahkan, terkadang juga tak sedikit masyarakat setempat yang menginap di sini hanya sekedar refreshing setelah beraktivitas di kota yang cukup padat ini.

Akhirnya berganti Perusahaan

Sebagai karyawan, saya sangat kerasan sekali di Garudafood, khususnya di divisi Beverage yang telah 5 tahun ini berpatner dengan Suntory menjadi Suntory Garuda Beverage (SGB). Apalagi saat awal 2014 dipindah di Pati, awalnya biasa, setelah itu kerasan bingit. Kenapa ya, ada beberapa hal sih, pertama ya udah nyaman kerja, biaya hidup cukup rendah, gaji cukup, lingkungan kerja dan rumah juga enak.

Kalau secara global berikut adalah beberapa alasan karyawan tidak mau pindah-pindah.
Pertama adalah dekat dengan Rumah, 
orang tua atau keluarga besar ; 
Lingkungan kerja yang nyaman ; 
Teman dan rekan yang asik; 
dan yang ditunggu adalah adalah 
Gaji yang tinggi; 
Ada jenjang karir yang bagus; Malas pindah kerja, apply sana kemari, nyiapin berkas, tes, interview hahhh males; 
dan terakhir sebenarnya dah pengen keluar tapi belum dapat pekerjaan baru ha ha.

Ke Semarang Rame Rame

Minggu yang cukup sibuk, bersiap diri untuk transisi menjadi karyawan di perusahaan baru. Tamu dari YCH (perusahaan pengelola 3PL) silih ganti berdatangan, dari Head Office perusahaan kami juga silih ganti. Sosialisasi ini itu, tanya sana situ, minta data itu itu dan kesini sini.... halah apaan sih.

Beberapa training dan sharing sudah dimulai, tim dari YCH bergantin memberikan materi. Cabang YCH terdekat adalah dari Semarang, kami pun diminta atasan pabrik dan tim YCH Semarang untuk mengunjungi untuk sedikit belajar dan tahu kondisi serta operasional disana.

Langsung aja ane aja tim untuk ramean berkunjung ke Semarang, 7 orang akan saya ajak dan mereka semua belum pernah dinas luar kantor. Nah kapan lagi, sebagai karyawan, ini adalah saat terakhir untuk dinas luar kantor. Capcus berdelapan, sewa mobil dan pengajuan biaya.

Sudah banyangin enaknya sama bawahan, banyak orang belajar ke tempat baru di luar kota. Ternyata ya bener, banyak bercanda, masuk kamar hotel (apartemen) ramean, jalan2 ke mall, makan siang barengan, ke kuil Sam Pho Khong dan ke gudangnya YCH. Biarkan foto dibawah yang bicara.









PHK itu datang juga

Setiap perusuhaan pasti mau untung, kalau enggak mau untung, namanya Yayasan atau LSM he he. Berbagai cara dilakukan Perusahaan untuk tetap berkembang atau suvive. Cara awam yang selalu digunakan adalah meningkatkan penjualan dan mengurangi biaya. Seringkali mereka tidak seiring sejalan,seperti naik sama-sama, turun pun sama sama.

Begitupun perusahaan kami, profit didapat dengan cara : setiap tahun mengeluarkan produk baru, menjalankan program efisiensi di produksi, menjaga kualitas proses, membuat manajemen penyelesaian masalah, melombakan improvement/ inovasi, penetrasi iklan di media, mengadakan acara marketing offline, memperlancar jalur distribusi, meningkatkan availability produk, dan macam lainnya.

Cerita unik saat rencana pensiun saya utarakan ke Keluarga

Nulis panjang enaknya di putus jadi dua gini, supaya gak capek bacanya. Tulisan ini lanjutan dari post sebelumnya, cek disini Harus Kusampaikan : Nekad!

Banyak pertimbangan dan pehitungan yang menyebabkan kebimbangan kita-kita saat memutuskan untuk pensiun dini. Memang program pensiun dini akan mendapatkan pesangon yang maksimal, namun setelah itu tidak tahu mau kerja apa. Melamar pekerjaan lain atau berdagang yang menjadi tren saat ini. 

Saya pun sebelum mengajukan diri untuk pensiun dini, butuh waktu bertahun-tahun untuk menyakinkan istri saya. Sejak saat di Pekanbaru, saya sudah mengutarakan keinginan ini ke istri dan mengajukannya ke atasan. Namun saat itu tidak diperbolehkan oleh manajemen. Kalau sekarang istri saya sudah siap walaupun masih terasa berat, namun yang cukup meringankan adalah lagi-lagi .... konpensasinya maksimal. Tanpa bekerja, dengan gaya hidup yang sama kami bisa bertahan hingga 2 tahun, jika berhemat kami bisa bertahan hingga 3-4 tahun.

Harus Kusampaikan : Nekad!

Sebagai arek Suroboyo, nekat sudah jadi keharusan. Kenekatan arek-arek Suroboyo diingatkan pada Hari Pahlawan 10 November, diperingati setelah peristiwan pertempuran besar di Surabaya. Ada lagi  sebutan bonek yang identik dengan suporter Persebaya, namun bonek ini sebenarnya adalah kata sifat + kata kerja. ‘Bondo Nekat’ adalah aktivitas untuk melakukan sesuatu namun hanya berbekal keberanian saja, Modal Nekat. Saya yakin penjelasan Bondo Nekat sudah beredar di sekitar anda.

Namun kenekatan tiap-tiap orang pasti berbeda beda, jika kita membandingkan menganalogikan dengan bonek saat menggunakan jasa transportasi. Ada supoter bonek yang menonton pertandingan Persebaya dengan dengan naik di atas bis, ada lagi naik  di atas kereta api, yang terakhir naik di atas pesawat..... ini bonek tingak dewa.

Hitam Putih Putra Bungsu Dewi Yull

Tulisan ini lanjutan dari minggu kemaren 'Hitam Putih Anak Tuli Ray Sahetapy'

Menjadi tuna dalam tulisan pernah saya coba, terbersit keinginan untuk mencoba merasakan menjadi tuna sehari. Menutup mata seharian, menyumpal telinga seharian, menutup mulut seharian, belajar bahasa isyarat, menjadi lumpuh seharian, gak pake tangan seharian. Belum mencoba saja saya sudah merinding, betapa besar nikmat Allah Swt yang telah saya terima saat ini, hanya bersyukur dan dan gak minta macem macem itu aja cukup menurut saya. 

Apakah anda punya keinginan yang sama?

Saat ditanya Dedy mengenai cita-cita, keinginannya berganti ganti. Dari mulai Guru, Ahli IT, Polisi, dan lain lain, terakhir dia berkeinginan menjadi Politikus atau Pejabat. Cita-cita ini muncul saat berkesempatan menjadi karyawan magang di Pemprov DKI, Gub Ahok mempunyai program memberikan kesempatan untuk lulusan terbaik untuk melakukan improvement di jajaran pemprov DKI.

Hitam Putih Anak Tuli Ray Sahetapy


Anda tahu acara Hitam Putih kan? Ini adalah talkshow di Trans7 yang dipandu oleh Deddy Corbuzier, lebih lengkap googling aja yo. Ada beberapa episode Hitam Putih yang bikin saya terharu, terakhir dan masih ingat yang bikin terharu adalah saat mendatangkan Surya – putra dari Ray Sahetapy dan Dewi Yull.

Panji Surya Putra ini penyandang disabilitas tuna rungu, sama seperti kakaknya Gizka Putri. Ditemani oleh seorang penterjemah bahasa isyarat, Deddy Corbuzier berbincang santai dengan joke joke seperti biasanya. Surya pun tenang dan banyak senyum selama menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Tampak tidak ada beban bagi Surya berbicara di acara live yang ditonton jutaan masyarakat Indonesia.

Dia menceritakan walaupun hidup dalam keadaan sunyi, Surya membuktikan dia bukan manusia kelas 2. Menorehkan banyak prestasi seperti, Gold Medallion kompetisi IT untuk difabel di Bangkok, penerima separuh beasiswa di USBI, staff pengajar bahasa isyarat di UI dan berbagai macam aktivitas serta penghargaan.

Apa nggak ada tema lain Part 2

Sesuai janji saya, posting ini adalah lanjutan dari posting kemaren mengenai keresahan saya saat mendengarkan khotbah Idul Adha yang itu itu aja. Namun akhirnya saya belajar untuk menerima dan membagi hasil khotbah yang merubah pandangan saya tentang Idul Adha dan Qurban.

Apa yang dimana kita benar, beda di mata Allah. Apa yang kita anggap logis, beda di sisi Allah. Jadi jalankan syariat, hukum-Nya, jalani petunjuk Nabi dan tunggu rahmatnya di atas dan bawah bumi serta dari arah yang tidak disangka sangka.

Apa nggak ada tema lain untuk khotbah Idul Adha?

Sampai saat ini saya cukup bosan jika khotib Idul Adha hanya bercerita mengenai proses Nabi Ibrahim mendapat (menunggu) anaknya Nabi Ismail, meninggalkannya di padang batu tandus, melempar setan, safa marwah, air zam-zam, penyembelihan Ismail, jadi domba dan perayaan Idul Adha. Nah itu doang!

Tapi setelah dipikir pikir, kenapa saya bosan ya? ini karena sejak kecil saya mendapat cerita yang sama, dengan sedikit bumbu motivasi dan seringkali sama. Tapi setelah merenung nulis posting ini, jadi merasa nggak apa apa deh. Kenapa? Karena memang banyak anak kecil yang belum pernah atau belum memahami cerita ini.

Kenapa Bercerai Halal tapi Dibenci Allah

Pulang dari Pasar tiba-tiba istri saya menyemburkan that word, saya yang sedang merapikan handuk Cuma melongo. Whats going on! ... “Engko tak terusno, tak nyiapno mangan disik” lanjut istri, “oke doesnt matter” nerusin handukan.

“Jadi gini kenapa kok bercerai itu halal tapi dibenci Allah”, saya sambil makan mendengarkan seraya menyelesaikan kunyahan terakhir di mulut. "Karena memang kadang orang menikah itu tidak menemukan kecocokan, atau baru mengetahui tabiat asli pasangan setelah beberapa bulan menikah, mustahil untuk dilanjutkan, atau malah timbul ke dzholiman bila tidak segera berpisah."

“Terus kenapa jadi dibenci? Karena akan banyak mudharat yang timbul, seperti kadang secara tidak sadar pasangan tadi menjelek jelekan mantan suami/ istri. Hampir semua orang yang ditemui diceritakan keburukan mengenai mantan. Pertama jadi dosa ghibah, kedua citra menjadi turun."

Geram di Pabrik, seperti macan ompong

Kamis kemaren saat meeting rencana produksi, saya geram sekali. Karena tidak bisa berbuat banyak, saat kantor pusat (HO) menetapkan sesuatu yang menyebabkan proses terhambat. Halah ambigu dan biasa banget bahasanya...spesifik dong. Jadi saya nggak bisa melakukan pengiriman order karena HO memutuskan untuk mengganti jadwal produksi.

Kejadian-kejadian seperti selalu muncul, hampir semua Dept. merasakan hal yang sama. Diminta melakukan sesuatu namun ada kebijakan yang tidak sejalan, ada divisi yang kurang support, ada peraturan yang menghambat. Eksekusi cepat kami kadang terkendalan birokrasi, eksekusi lambat kami seringkali jadi bulan bulanan.

Hal seperti ini terasa sekali saat salah satu perusahaan asal Jepang membeli sebagian besar kepemilikan Perusahaan. Hampir 5 tahun ini mungkin mereka mencari bentuk idelogis apa yang baik untuk struggle di pasar Indonesia. Hingga saat ini hampir sebagian besar sistem, struktur, peraturan berubah, dan berkali kali berubah. Kadang berubah kembali ke awal, terus berubah beda lagi.

Neolib Makin Subur

Sebelumnya saya memulai, anda pernah dengar, baca dan lihat berita berita atau spanduk yang menuliskan Neoliberalisme dan Neokapitalisme kan?. Paling rame adalah saat menjabatnya Pak SBY sebagai Presiden di periode ke dua. Nah ramenya karena beliau memilih wakil Presiden Pak Budiono, yang banyak orang membicarakan sebagai antek Neoliberalisme atau disingkat Neolib.

Baru baru ini juga, tepatnya tanggal 1 Agustus. Headline koran Suara Merdeka memberi judul Neolib Reborn. Hal ini terkait dengan reshuffle kedua kabinet Jokowi-JK. 

Nah Neolib iku opo sih..... saya juga pengen tahu sebenarnya. Mungkin hasil pencarian saya ini berguna bagi kamu yang lagi baca tulisan ini. Neolib berasal dari 2 kata yaitu ‘Neo’ dan Liberalisme’. Kalau Neo udah pada tahu lah, artinya ‘Baru’. Kalau Liberalisme, berasal dari kata Liberal + isme... malah panjang aja ya.

Last Ten Days


Alhamdulillah Sabtu 2/7 pagi sudah menginjakkan kaki di kota kelahiran...Surabaya..mudik nih mudik. Cepet ya liburnya? ini karena proses terakhir produksi di pabrik kami adalah hari Jumat 1/7, malamnya pun saya capcus...wiihh jalanan masih belum ramai sangat. Tidak sampai 6 jam kami sudah turun di terminal Bungurasih. Langsung order Uber, seperti 2 minggu lalu.

Beberapa karyawan mungkin belum bisa untuk pulang kampung - belum libur kalee, ini karena memang sifat pekerjaannya berbeda. Pabrik kami bisa melakukan stock up produk di hari sebelumnya untuk di deliver saat peak Ramadhan dan juga H-7 sudah dilarang melakukan pengiriman, sehingga bisa stock up ulang untuk deliveri setelah libur lebaran.

20 hari kemaren ngapain aja gaes?

Eh gak kerasa udah masuk 10 hari terakhir Ramadhan, 20 hari kemaren udah ngapain aja ya. Seingatku aktivitas yang paling beda adalah lebih sering membaca Quran, banyak mendengarkan tausiyah. Dikit ya tambahannya, tapi lainnya insyaAllah masih yang lain masih rutin, apa aja? Enggak tulis disinilah... bahaya riya.

Nah kalau sedekah ini musti di gemborkan, digemborkan? istilah opo iku? Dibanyakkan maksudnya, ane berencana di 10 hari terakhir ini akan masukin ke kotak masjid everidei. Dipaskan malam hari, bisa jadi disalah satu malam, turun Lailatul Qadar. Wih sama dengan sedekah 1000 bulan.

20 hari kemaren saya masih melihat banyak orang yang tidak melaksanakan puasa, apakah ini bisa menjadi tanda dari Allah Swt, mengenai keimanan seseorang. Karena yang di seru untuk berpuasa adalah orang-orang beriman. Semoga Allah Swt memberikan hidayah.

Ramadhan teringat pindahan

Tulisan ini nggak penting buat pembaca, saya nulis ini hanya ingin menjadi pengingat di tahun depan. Karena melihat kenangan itu menyenangkan, sering kita lupa detail-detail saat dulu kita telah melakukan apa saja. Beberapa tulisan di Blog ini mempunyai genre yang seperti itu, detail aktivitas – kadang bikin kalian malas bacanya, karena memang gak ada ‘isi’nya he he. Saya pun kadang malas membaca blog teman yang isinya detail aktivitas dia, why i must know?

Ini adalah Ramadhan ke tiga di Kabupaten Pati, pertama merasakan Ramadhan kami lewati dengan berpuasa di kost dan kontrakan baru, istri saya malah pas menginjakkan kaki pertama kali di Pati adalah malam. Paginya udah sahur dan do it puasa.

Besi berkarat, Hati juga bisa lho

Sebelum Ramadhan tiba kita disajikan berita berita yang sangat menyayat hati, bahkan hati nurani. Kasus kasus kejahatan seksual seakan merekah bak cendawan di musim hujan. Dari mulai anak – anak hingga orang tua, dari yang korbannya anak hingga pelakunya juga masih anak-anak.

Saya nggak tega menceritakan kejahatan ini, bahkan saya gak tega membaca isi beritanya. Sesaat berhenti setelah membaca headline yang biadab ini, membikin hati gak karuan, geram, sedih, emosi, punya solusi tapi sangat amat sulit dilaksanakan.

Setan dibelenggu, Habits tak bisa diganggu

Alhamdulillah, Ramdhan telah tiba, banyak umat muslim yang menunggunya, namun tak sedikit muslim yang tidak ikut menyambutnya. Seakan bulan ini bulan biasa saja, bulan paling berat diantara 11 bulan lainnya.

Bagi yang menyambut Ramadhan, bulan ini tempat pengemblengan diri, mencipta habits dan pembentuk kebiasaan baik. Sekaligus menaati perintah Allah Swt dan Rasul, menjalankan amalan khusus bagi orang yang beriman, waktunya mengeruk pahala sebanyak banyaknya. Karena Allah Swt., menjanjikan balasan yang berlipat-lipat atas semua amalan dan kebajikan.

Syukur, layak kita haturkan ke Allah Swt., karena kesempatan mengalami Ramdhan kadang tidak didapatkan oleh orang-orang yang menunggunya. Bagi yang kurang menyambut Ramadhan, perbedaannya adalah ilmu. Dengan ilmu akan muncul strong way untuk melakukan sesuatu – termasuk menjalani Ramadhan.

Bersujud di Masjid Nabi

Takjub, senang, terharu bisa memasuki salah satu masjid yang di muliakan Allah Swt. Nabawi menjadi saksi pelaksanaan Syariat Islam terbaik yang di pimpin langsung oleh manusia termulia Muhammad Rasulullah.

Masjid mulia ini telah bertahun tahun mengalami perbaikan dan perluasan, banyaknya umat Islam yang ingin mendekat ke Nabi dan Tuhannya menjadikan Raja Arab Saudi pemimpin dua tempat suci ini harus melayani ramainya jamaah.  Sampai saat ini perbaikan dan perluasan masih terus berlangsung.

Begitu bersih dan rapinya Nabawi ini, tidak pernah sepi dari manusia. Berpagar tinggi dan tersedia 27 pintu sebagai pintu masuk jamaah ke areal masjid. Saat masuk ke halaman masjid langsung di sambut dengan payung payung besar yang menjadi ikon Nabawi. 

Menginjakkan kaki di Middle East

Untuk ketiga kalinya, akhirnya saya bisa keluar negeri. Namun kali ini sungguh spesial, pertama karena bayar sendiri, kedua karena ke tanah suci. Kunjungan spiritual, menapak tilasi, menikmati iman, menambah keyakinan, mendekat ke ilahi, kunjungan yang diperintahkan bagi umat Muhammad Saw.

Pukul 22 (Madinah Time) kami mendarat di tanah Arab, tempat dimana 2 tanah suci berada. Saya sekarang di salah satunya, Madinah al Munawaroh. Bandara yang sangat besar, walaupun saya juga belum sempat mengelilingi. Pertama  udah malam, kedua ikut biro tour, jadi harus ikutan kemana mereka pergi. 

Naik Saudi Arabia Airline

Kami wah banget dengan pesawat ini, pertama karena akan membawa kami ke Tanah Suci, kedua - karena ini first time naik penerbangan internasional, ketiga pesawat ini gede banget. Biasa naik pesawat duduknya 3 seat -3 seat, Saudi Arabia 3 seat – 4 seat – 3 seat. 

Karena posisi duduk kami di belakang, jadinya kami masuk terlebih dahulu. Wah ketemu pramugari dan pramugara Arab nih, jelas pake bahasa inggris... wuss langsung lari kebelakang. Sayangnya tempat duduk saya tidak bersebelahan dengan istri, kami pun meminta ke teman lain untuk bertukar.

Madinah Come : First Perjalanan

 Keberangkatan kami berawal dari Pati dengan menggunakan taksi, Pabrik kami punya taksi langganan dari Semarang, biasa dipakai jika ada tamu dari Jakarta. Jam 5.30 kami berangkat menuju Semarang menggunakan taksi tersebut. 7.30 kami sudah sampai di Bandara A.Yani Semarang.

Telah berkumpul rombongan Semarang sebanyak 3 orang, yah he he. Totalnya jamaah Semarang adalah 8 orang, Semarang 3 orang, Salatiga 3 orang, Pati 2 orang. Kebetulan pimpinan tour ikut mengantar kami, kita pun di ajak sarapan di Es Teller 77.

Sriwijaya adalah pesawat yang dipakai untuk menuju bandara Juanda Surabaya, ternyata delay juga – hampir 1,5jam. Sesampai di Bandara Juanda, tertahan lagi 30 menit karena ada rombongan Kepresidenan sehingga pesawat dilarang landing.

Pergi Umrah

Niat ini pernah saya ungkapkan di depan teman kerja saat di Pekanbaru, sekitar tahun 2011 mungkin. Sekalian saja daftar haji aja! salah satu teman menimpali, jawaban saya dan hampir sebagian besar orang adalah gak nahan antrian Haji yang amat panjang, padahal kita ingin segera merasakan ibadah di 2 tanah suci.

Umrah adalah alternatifnya, Haji kecil kalau orang-orang bilang. Karena umrah hanya melaksanakan separuh aktivitas Haji, bahkan saya menganggap Umrah itu piknik di Makkah dan Madinah. Karena ritualnya bisa diselesaikan dalam satu hari, sisanya adalah memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Belajar menyelipkan kalimat penguat agama

Ilmu yang harus terus bertambah dan ditingkatkan, karena memang wajib harus bertambah dan ditingkatkan. Nah sekarang ilmu apa yang penting untuk ditingkatkan dan ditambah terus menerus? Tidak lain tidak bukan adalah ilmu agama, agama adalah dasar, sekaligus agama adalah pandangan dan tujuan.

Satu paraghrap aja bisa nulis tiga kali kata ‘bertambah dan ditingkatkan’, he he intermezzo.

Agama sebagai dasar adalah, setiap aktivitas musti bertumpu dengan aturan agama. Jika bertumpu pada nafsu, keinginan sesaat, syahwat, pemikiran duniawi, menjadi tumpuannya gak kuat, goyang, atau malah ambles.

Du Indang as a Blogger

Pada tahu nggak apa itu Du Indang, he he itu hanya salaing memakai huruf disebelahnya, maksudnya ya Di Undang...oke kelir, lanjut!. Ngeblog as far as this time is just a hobby, mempertahankan passion dan writting ability. Tidak memilih blogger sebagai side job, hanya write and go!.

Itulah kenapa aktivitas tulis menulis di blog hanya bersifat individu, ikutan komunitas juga gak fokus. Karena tujuan ke bloggernya kurang, cuma senang nulis, dengan menulis menjadi lega, tidak menulis jadi menyesal. 

Ternyata dia Jeffbullas!

Walaupun suka nulis, tapi saya kurang semangat untuk blogwalking. Padahal ya manfaatnya banyak, saat diberitahu ada blog bagus – langsung menuju kesana dan ter...ke...si..mah. Minggu ini LBI memberikan info bahwa ada blog bagus, name is Jeffbullas. Wiiirrr suka sekali saya dengan isinya, social media banget – apalagi buat yang mau serius.

Tahun kemaren saya jadi tahu, ada Mashable, Machinami dan memang bagus bagus. Untuk Jeffbullas ini kelihatanya akan berguna banget, karena updatenya bisa kita terapkan, bukan hanya informasi. Jeff Bullas adalah nama orang sebenarnya dan dinamakan sebagai blog. Tinggal di Sidney Australia, seorang media sosial blogger marketing, pembicara, strategi digital, konsultan dan penulis buku laris. 

Mencinta Apa Adanya, Cowshiit!

Tadi pagi sempet baca bio alay’s boy di twitter, tulisannya alay banget – sengaja saya sembunyikan identitasnya. Isi Bio-nya seperti ini : “Aku mencari wanita  yang mencintai aku apa adanya”... bullshit! 

Kenapa harus bullshit? Saya mendapat lebih dari 2 alat bukti yang kuat dan mengindikasikan dia bersalah. 
1. Dia masih muda, terlihat dari foto profilnya. Jadi apa yang dia katakan itu salah besar. Yah,     dasar anak muda.
2. Dia anak alay terlihat (saya aja sih) dari bio dan statusnya, ilmunya hanya main main. Masih     mudah, kumpulannya alay, semoga orang tuanya mau membimmbing nantinya.

Kebutuhan Primer Abad ini

Masyarakat modern yang berada di perkotaan dan sekitarnya saat ini mempunyai tambahan kebutuhan primer. Internet adalah tambahan kebutuhan itu, 33% populasi Indonesia telah menggunakan internet di keseharian mereka. Sedangkan di dunia, Indonesia berada di peringkat 13 pengguna internet terbanyak, walaupun secara penetrasi baru no 154.

Lama waktu yang digunakan untuk berselancar di dunia maya oleh masyarakat Indonesia terbanyak adalah 1-3 jam, kalau saya bisa dikatakan 24 jam.... ihh freak banget ya. Lah sedikit sedikit lihat HP, cek notifikasi. Kalau Browsing di depan komputer sehari maksimal 4 jam lah, kalau di hari libur bisa lebih.

Sekarang bahas makanannya, makanan ya kuota internetnya. Saat di Pekanbaru tahun 2008 – 2013, saya pakai XL. Pas beli modem dan bundling selama setahun, dan nerusin sampai 2013. Cocok banget sama XL, tapi lupa berapa GB dan harganya. Walaupun kadang saya ganti provider, tapi tetep kembali ke XL.

Batik Tulis Terbaik se Karesidenan Pati

 Batik mana ya yang terbaik di Karesidenan Pati? Anda pasti bertanya tanya, nah saya akan menjawab jawab. Sebelumnya di deskripsikan dulu, daerah mana saja yang masuk Karesidenan Pati. Padahal sekarang namanya Kabupaten Pati.

Dulu saat jaman pemerintahan Hindia Belanda, Provinsi Jawa Tengah di bagi 6 wilayah administratif, atau yang disebut Karesidenan. Karesidenan Pati adalah salah satunya, daerah di dalamnya adalah Kabupaten Pati, Rembang (Lasem), Blora, Jepara, Kudus dan Grobogan. Besar banget ya...

Nah nah, cukup ya njelasin Karesidenan Pati, karesidenan lain sila cari sendiri ya. Trus batik mana nih yang bagus dan terbaik, tunggu dulu. Saya sebenarnya suka banget tapi nggak amat sangat, batik tulis apalagi-belum terbersit ingin memilikinya.

Diingat Teman di LBI 2016

Jarang-jarang saya mengenalkan teman yang belum pernah bertemu, kalau pablik fijer mungkin wajar. Tapi orang-orang ini mungkin tidak anda kenal, tidak pernah bertemu, selokasi aja mungkin enggak. 

Nama-nama dibawah ini adalah teman-teman maya di ligabloggerindonesia 2016, karena pesertanya ada 40 orang dan kalau saya ceritakan semua sungguh menyiksa sekali. Saya cari yang peserta 2015 aja deh dan yang namanya unik atau kelingan di hati he he.

Awas, keihklasan anda drop gara gara hal ini

Posting ini adalah lanjutan dari posting seminggu yang lalu, kalau belum baca kesini ya

Tiba tiba jeder!, adik Ayahnya yang kebetulan pengusaha kaya. Menawari Abangnya (Ayah) untuk umroh dibayarin, lha Ayahnya ini langsung mengiyakan tanpa memberi tahu jika anak-anaknya sedang mengusahakan. Juga tidak meminta ijin ke anaknya yang sudah berniat mengumrahkannya.

Orang dekat saya ini marah, kecewa, nangis sedih. Karena kenapa kok tidak mau menunggu kita, kenapa nggak dikasih tahu, nanti tante (adik Ayah) pasti ngomongin kita kalau tidak ngurusin Ayahnya, dll dll.

Mengalihkan Siswa SMU ke Internet Positif

Minggu ini saya merasa ditampar oleh panitia #LBI2016, karena rencana rencana pribadi saya masih belum terealisasi. Tahun kemaren saya pernah punya rencana untuk mengajarkan blog ke siswa SMU. Berbagi ilmu dan ingin mengalihkan perhatian generasi muda ke hal postif.

Siswa siswa SMU saat ini mungkin lebih suka dengan menulis encrit encrit di Facebook, kadang suka lagi broadcast di BBM atau Whatsapp. Tinggal dipoles sedikit untuk menulis 2 paraghrap, 3 paraghrap, insya allah perhatian mereka ke dunia blogging.

Tapi target itu saat ini terlihat agak sulit saya realisasikan, karena memang kesibukan pekerjaan yang membuat saya harus berpikir 8 kali. Walaupun target lain sedang saat ini saya kerjakan, membuat blog khusus untuk mall online teman-teman karyawan pabrik di kota Pati.

Sebenarnya saya belum gagal untuk target itu, lha nyoba aja belum. Dan belum gagal juga jika mau berusaha lagi, mencoba lagi untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan. Bukankah Thomas Alva Edison menemui 9999 kegagalan sebelum mendapatkan bola lampu.

Kunci yang saya pelajari untuk berubah adalah pesan dari Aa Gym, harus Tahu dulu, harus Mampu dan terakhir adalah harus Mau. Ketiga tadi harus dipaksa untuk dilakukan, alasan klasik ‘sibuk’ musti di geser jauh jauh. Untuk melakukan ketiga step tadi kita harus “meluangkan waktu bukan menunggu waktu luang”

Bukan hanya riya', Keikhlasan anda bisa drop gara-gara ini!

Ini cerita dari orang dekat saya, walaupun awalnya nggak enak menceritakannya. Semoga jadi ibroh bagi yang membaca dan tidak termasuk ghibah bagi saya. Ikhlas adalah kata yang sering kita dengar dan sudah menjadi kebiasaan sehari hari umat muslim. 

Aktivitas ini menjadikan manusia berbuat hanya demi Allah Swt, dan tidak berharap balasan dari manusia. Tapi kadang kita lupa, saat beramal atau beribadah dan senengnya membuncah karena dilihat orang, hal ini bisa dikategorikan amalan tersebut bukan untuk Allah Swt.

“Sembahlah Allah dan janganlah mempersekutukanNya dengan sesuatupun.” QS An-Nisaa 36.

Rapat & Pawai Akbar setahun yang lalu

Lupa kalau acara ini tidak terabadikan di blog, padahal dulu sudah niat untuk menuliskan perjalanan ke Rapat dan Pawai Akbar HTI 2015. Setiap bulan Rajab Hizbut Tahrir Indonesia seringkali mengadakan acara besar dengan teman yang berganti-ganti tiap tahunnya. Di laksanakan di seluruh Indonesia dengan puncaknya di Ibukota Jakarta.

Karena saya pas tinggal di Pati, maka mengikuti acaranya di Semarang. Ratusan orang hadir di lapangan simpang lima Semarang, dari berbagai penjuru masyarakat Jawa Tengah. Karena di jadwalkan Sholat Subuh di Simpang Lima, maka dari Pati berangkat jam 02.00. Kayak mau mudik aja, ada 5 bis yang berangkat dari Pati.

Sunnah yang masih nyusahin orang lain

Tulisan ini nyambung lagi dengan tulisan sebelumnya, ada sunnah yang ngeselin orang lain. Wait wait ati ati lho kalau ngomong, lha semua dari Nabi itu baik dan berpahala jika dilakukan. Iya saya tahu, saya jelasin dulu dong. Kan saya bilang ngeselin orang lain, aktivitas ini hanya bisa dilakukan dimasjid atau musholla.

Apa itu : sholat sunnah tahiyatul masjid. Kok bisa ngeselin orang lain, jadi gini... orang yang datang beberapa melakukan sunnah itu beberapa tidak. Yang ngeselin adalah, datang ke masjid terlambat/ lama setelah adzan berkumandang – trus tanpa melihat suasana jamaah langsung aja “Allahu Akbar!” sholat tahiyat, kalau Subuh, nambah lagi sholat Rawatib.

Butuh Pemasar Tangguh untuk Wisata di Daerah

Tugas mempromosikan pariwisata saat ini bukan hanya dari Pemerintah pusat. Dengan adanya otonomi daerah memungkinkan pemerintah daerah menetapkan objek mana yang akan dijadikan destinasi wisata serta mengatur bagaimana objek tersebut akan dikelola.

Kementrian Pariwisata pun saat ini sudah memberikan penghargaan kepada destinasi wisata, sekaligus memberikan kontribusi dimana wilayahnya berada. Karena memang sudah saatnya kotamadya atau kabupaten memiliki destinasi khusus yang menarik wisatawan. 

Sunnah yang menyusahkan orang lain

 Gimana judulnya.... bagus kan, kalau enggak bagus kamu pasti nggak mau membaca alenia pertama ini. Apakah anda mau turun lagi ke alenia kedua, walaupun saya nggak akan membahas judul di atas dulu. Tapi hal lain yang bisa dikatakan cukup berhubungan, yuk turun.

Di rumah kontrakan saya tinggali sekarang, ada 3 masjid yang saling berdekatan. Dan ada beberapa masjid yang cukup jauh (namun suaranya masih terdengar). Nah 3 masjid ini kalau mau adzan always memutar kaset rekaman shoalawat, murottal dan dzikiran. 

Photographer War at Traditional Market

Imajinasi ini muncul saat nunggu istri yang sedang belanja di Pasar, karena nggak bawa smartphone – akhirnya kurang lebih 30 menit mlonga mlongo lihat orang-orang sekitar. Yaa aktivitas ini bisa jadi lebih baik dari pada menundukkan pandangan ke layar smartphone. 

Di sini - pasar - kalau diadakan lomba foto keren kali ya, banyak spot spot menarik yang bisa diabadikan dalam kamera. Ntar peserta di sebar, diberi waktu 30 menit untuk keliling mendapatkan hasil jepretan yang maknyus. Bisa dibuat kategori, manusia, infrastruktur atau dagangan atau lain namun mendukung aktivitas belanja misal tukang becak, petugas parkir dll.

Momentum The Movie

Konspirasi jahat adalah pesan yang didapat setelah menonton film ini, atau istilah kekiniannya adalah ‘pemufakatan jahat’. Yaitu kesepakatan dua orang atau lebih untuk melakukan tindak pidana, apalagi untuk kejahatan serius yang berbahaya bagi keselamatan negara. Kejahatan seperti itu sudah harus diberantas pada tingkat persiapan.

Mengorbankan orang lain untuk kepentingan sendiri dan golongan sebenarnya sudah banyak dan sering terjadi, kalau ini yang dikorbankan gak main main – ratusan atau mungkin ribuan orang. Levelnya beda Bos... ini udah maen negara.

Barusan Pulang

Friendship