Tahlilan jadi budaya, nitip berkatan jadi kebiasaan

Sudah setahu lebih saya tinggal dan bekerja di Pati. Berkali-kali pula acara tahlilan kematian saya ikuti, pas meninggal, tujuh hari, 40 harinya, 100 harinya, 1 tahunnya, dan berapa hari lainnnya. Kadang juga ada acara hari besar dan ritual lainnya.

Yang saya sukai dan pastinya orang lain juga adalah, peserta mendapatkan snack dan kadang makanan berat he he. Acara acara ini pun jadi tempat bertemu tetangga, karena saya adalah orang rumahan – jarang keluar apalagi berkunjung ke tetangga. Ngobrol dan berkenalan dengan tetangga jadi aktivitas sebelum doa doa dipanjatkan.

Jangan dikira amalan mu akan di balas oleh manusia, jadi stop mengharap apapun ke manusia.

Wans epon dei in faktori, ada yang nanya “Kenapa sholat dhuha jam segini (09.00), gak pagi aja sebelum kerja. Kan enak gak ngganggu kerja” tanya salah satu teman...hmm. Sebelum membahas jawaban ini, saya teringat salah satu teman di Pati saat memberikan sambutan terakhir sebelum pindah tempat bekerja. “Kita harus profesional, mengerjakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya, pasti karir juga bagus, bisa di tempat yang sama atau di tempat yang berbeda.”

Secara etika pekerjaan bener sih, gak salah. Tapi selama ini saya perhatikan dia kalau Sholat di akhir waktu dan kurang menghormati orang. *dalam hati* “Profesional apaan, kamu sama Allah aja nggak profesional”. Saya adalah orang yang yakin  jika kita mendahulukanNya, insya Allah kita juga bakal di perhatikan.

Kembali ke pertanyaan awal

Bos ku jadi cerdas setelah melihat ini

Kebetulan saya dan Kepala Pabrik berada di ruangan yang sama, karena kantor kami bersebelahan dan kantor saya sudah tidak muat lagi. Saya pun diminta untuk pindah, dan juga untuk teman ngobrol beliau. Dengan posisi seruangan ini, yang dibicarakan nggak hanya masalah kerjaan – kadang apapun juga dibicarakan. 

Ruangan kami tidak begitu besar untuk ukuran Kepala Pabrik, atau kami sering menyebut Head of BU (Bussines Unit) kadang disingkat HoBU. Sejak lama budaya di Pabrik kami tidak mempermasalahkan atau memberikan fasilitas ruang kerja besar untuk HoBU di seluruh Indonesia.

Barusan Pulang

Friendship