Temanku, Kamu Resign aja deh

Hampir di semuat tempat kerja kita pasti menemukan ada satu atau lebih teman yang menjengkelkan. Banyak hal yang membuat dia nggak disukai teman-teman, nggak bisa kerja, banyak omong, sering ghibah, sering meminta, suka bantah, dll. Yang pasti sifat negatifnya begitu kental.

Saat kerja di Riau pernah nemu yang kayak gini, sampe dia pindah ke head office pun masih aja njengkelin saya. Sifat buruknya tuh seperti kerja jarang beres, cari kesempatan untuk mark up kecil kecilan, suka ngomongin teman lain ke Bos, banyak makan sampe ngambil jatah orang lain, kuat ngerokok.

Bisnis sukses, pemilik gak ada yang nyari

 
Tema kali ini saya dapat saat melakukan kunjungan ke rekanan ekspedisi yang support ke Pabrik (tempat saya bekerja) , total ada 8 vendor yang kami datangi. Proses ini dilakukan sebagai syarat verifikasi data untuk proses tender di tahun 2016. Bersama tim dari Head Office kami mengelilingi Pati, Kudus dan Semarang.

Sudah jalan 2 tahun kerja di Plant Pati, tapi mengunjungi rekanan ekspedisi saya nggak pernah...hi hi malu. Dari keliling keliling dua hari ini, saya terkesan dengan salah satu Ekspedisi yang berlokasi di Kudus. Mereka (suami istri) berbisnis transport hampir 30 tahun, trucknya sudah amat banyak. 

Tempatnya pun sangat luas, kantor, garasi, bengkel serat mess jadi satu lokasi. Yang mencengangkan kami adalah, bengkelnya tuh super lengkap. Buktinya adalah mereka bisa mengkanibal truck truck rusak menjadi truck baru di bengkelnya. Spare part sangat banyak, dimana mana spare part seken. 

2 Berita ini cukup mengagetkan


Di awal Oktober 2015 saya nulis kalau sudah lama sekali tidak naik pesawat. Eh seminggu setelah itu ada kabar, National Logistis ngadain review. Ini doa yang terkabul atau memang sudah ada feeling ya. Ya seneng sih juga sih, lama gak bersua kawan-kawan dari daerah lain. Bertemu kawan kawan di Head Office juga, bertemu atasan atasan dan kawan dari divisi lain di Head Office.

Nginap di hotel bareng, makan bersama, rame di mobil saat pulang dan pergi adalah kesenangan yang jarang didapat. Walaupun memang fokus kita lebih banyak mendengarkan achievement dan strategi baru, presentasi dan melihat presentasi teman lain.

Enak Banget Sholat di Masjid ini

Alhamdulillah sejak tinggal di Pati, sekarang lebih bisa sering pulkam ke Surabaya. Pas libur Muharram Oktober, saya nambah cuti dan pulkam ke Surabaya. Tujuan utama ingin mengunjungi Bapak saya yang sering sendiri di rumah. Yang pasti gak bisa nemenin lama, tapi minimal beliau bisa berbagi sedikit cerita ke saya.

Terakhir ke Surabaya pas Lebaran di bulan Agustus, sekarang terasa beda. Panasnya ituloh nylekit sampe ke kulit, efek kemarau panjang kali ya. Trus banyak titik kemacetan, wadeh gak kerasan saya kalau kayak gini.

Tapi salah satu yang saya sukai jika berada di Surabaya adalah sholat di masjid dekat rumah. Tepatnya di Masjid Gunung Sari di Perumahan Gunung Sari Indah Wiyung Surabaya. Masjid ini hanya 2 blok jaraknya dari rumah. Kenapa saya bisa suka, ini dia alasannya.

Barusan Pulang

Friendship