Energy Blogger Personal

Udah berapa kali nih nulis tentang kesukaan, kecintaan, kesayangan akan menulis... dan media yang saya punya adalah Blog. Dengan Blog saya seperti punya buku diary yang bisa saya tulis apa aja, namun bisa di baca orang lain...... laiyah emang itu tujuan coy *kesemutan.

Oiya maaf, jangan hiraukan paragrag... paratagrap...paragarap... ini kenapa sulit kali nulis parahgrap.. eh bener gak sih kayak gitu???.  Alinea di atas jangan dihiraukan, kita mulai lembaran baru..... eh maaf alinea baru ajalah.

Nulis ini memang jadi passion, kesukaan saya walaupun musti saya paksa sendiri untuk nulis 2 kali dalam seminggu. Karena merasa berat nulis dua kali, maka saya jinjing.... *pepatah. Saya mencoba gabungin dengan kesukaan yang lain, yaitu nonton film. Nonton sambil nulis zal? No no no.... saya tulis yang saya tonton. Ini sebenarnya untuk menuhin kuota saya aja sih, ya kebiasaan tuh awalnya musti dipaksa – ntar jadi kebiasaan beneran.

Escape Plan

Film yang satu ini cukup menarik perhatian saya, setelah lihat sebentar trailernya di Bioskopkita – lumayan bagus nih. Saya suka karena tentang strategi dan taktik keluar dari penjara, salah satu genre Crime yang pasti mendebarkan. Dibintangi oleh Sylvester Stallone, Arnold Schwarzenegger, 50 Cent, wah ini karena kesuksekan Xpendables kali ya, jadi mereka penge maen bersama.

Di awali dengan setting penjara di mana Ray Breslin (Sly) menjadi tahanan, dengan penjagaan ketat ternyata Ray merencanakan pelarian. Dengan bantuan timnya di luar penjara + strategi di dalam penjara, Ray bisa bebas tanpa di ketahui penjaga. Namun setelah itu dia membiarkan dirinya tertangkap kembali oleh petugas penjara.

Ayo Rame-Rame Dukung Bang Haji!

Tulisan ini diambil lagi dan di modif dari posting Blog Sing Biasane tahun lalu, tujuannya untuk meraup lebih banyak suara dukungan buat Bang Haji Rhoma Irama menjadi RI-1. Bagi kalian yang belum yakin, coba deh pahami masukan saya. Dijamin setelah membacanya anda akan berpikir ulang, restorasi pikiranmu... ini kan tagline partai Nasdem. Ya udah deh, yuk kita turun ke alenia di bawah ini.

Karena tahun depan adalah tahun politik dan bulan ini adalah bulan musik nasional, gak ada salahnya kalau saya gabungkan saja ya. Politik + Musik = Bang Haji Rhoma Irama!…. Lho lho kok bisa. Iya…… kan Bang Haji sebagai Raja Dangdut siap menjadi calon Presiden di pemilu 2014...hore. Sebagai fans berat (dadakan) dan penyuka dangdut (nyamar) saya mendukung beliau.

Aku Menyesal Telah Disuap


Eits...... aku tersadar telah disuap, menerima yang tak pantas diterima.
Bibir nggak bisa berkata-kata, hanya diam dan menerima.
Mulutku terkunci rapat menerima segepok uang dalam tas plastik hitam.
Hati tidak bergemuruh, otak tak merasa linglung.
Tangan menyodor maju, bertopang kaki yang tidak bergerak mundur
.

Sedetik kemudian, otak berpikir cepat untuk mencari pembenaran.
Ini hanya pemberian, manusia harus bisa memaafkan.
Terbayang pulang dengan riang, istri di rumah pun pasti akan senang.
Akan kusimpan di tabungan, sebagian ku berikan ke panti asuhan.

Cinta di Saku Celana

 Review movie kali ini bahas film Indonesia ahh, seingat saya Blog Sing Biasane belum pernah munculin review film Indonesi. Film Indonesia kali adalah salah satu film tahun lalu (2012) yang nggak booming, wizzz masuk bener ke kriteria movie review Blog ini. Judulnya adalah “Cinta di Saku Celana”

Ceritanya memang sederhana banget, dan kadang aneh aja..... tapi ya tetep di apresiasi. Buat film tuh amat sangat sulit, kayak tahu aja zal? Lha dibilangin kok tak percaya... lempar batu sembunyi tangan lo. Film ini bercerita tentang seseorang yang bernama Ahmad (Donny Alamsyah) yang ingin menyatakan suka/ cinta ke Bening (Joanna Alexandra). Tapi Ahmad nih pemalu, dia pun menulis surat –simpan di dompet.

Mas Hable

Baru kali ini mbuka web/ blog yang masuk top ten Technocrati, menurut admin LBI – sepuluh  Blog ini mempunyai pendapatan yang luar biasa. Nah ada apakah di dalamnya, ada tulisan......... ya iyyalah nek. Ini dia deretan Blog yang di maksud:

Huffington (umum dan politik)
TechCrunch ( web dan berita)
Gizmodo (Gadget) Engadget (Gadget)
Boingboing (umum dan berita) Lifehacker (Produktivitas)
Ars Technica (Berita Teknologi) IcanHasCheezburger (foto-foto kucing lucu)
ReadWriteWeb (Berita web dan teknologi)
Mashable ( Berita social networking)


Saya mau menuju ke yang paling bontot ya, Mashable!!. Masih nggak nyangka aja kalau ini Blog, tapi sebagai blogger ane tahu kalo itu model blog, tapi platformnya apaan ya. Soale di bagian bawah pun nggak kelihatan apa apa. Apa karena pengetahuan per blog an saya masih cupu ya.....

Menebang dan Membakar

Di bulan Februari - Maret Provinsi Riau mengalami bencana kabut asap dan merugikan ribuan orang, yang semakin menggeramkan adalah bencana asap ini bukan hukum alam. Kebakaran hutan adalah bencana yang disebabkan ulah tangan manusia, nggak usah di hutan – di tiap tiap rumah (Kota Pekanbaru) orang orangnya seneng kali membakar sampah, walaupun Cuma se uprit. Ini mah udah budaya turun temurun..... 

Karena 20 tahun yang lalu sekitar tahun 1995 industri kayu dan perkebunan mulai menggeliat di Riau, dengan alasan ekonomi, pembakaran dilakukan oleh anggota masyarakat atau perusahaan. Tujuan pembakaran adalah supaya mendapatkan lahan untuk budidaya tanaman kehutanan atau perkebunan. Perusahaan ini biasanya yang bergerak di jual kayu, kertas dan sawit, itu yang paling besar.

Menebang dan membakar lambat laun menjadi kebiasaan bagi masyarakat dan perusahaan untuk membuka lahan perkebunan baru, lama kelamaan budaya tebang dan bakar menjadi ritme keseharian bagi masyarakat, industri perkebunan dan kehutanan. Alasan pembakaran lahan yg seringkali di gunakan adalah, lahan gambut miskin unsur hara dan asam, sehingga tidak subur bagi tanaman, dengan membakar -  hama akan mati. Sedangkan alasan orang orang yang bakar sampah di depan rumahnya adalah supaya tidak di rusak/ bongkar oleh kucing dan anjing .... haadehhh *tutupmata.

Now You See Me


Ini film menurut saya bagus banget, setelah nonton pun saya rekomendasikan ke stri trus kita nonton bareng. Cerita tentang 4 pesulap jalanan, bisa di bilang begitu yang di kumpulkan oleh seseorang yang tidak dikenal. 4 pesulap itu mempunyai kemampuan yang berbeda beda, namun saat bersama penampilan mereka sangat menakjubkan. Film yang di release pada September 2013, adalah genre kesukaan saya ‘Crime’.

Pesulap kok Crime sih, iya karena di aksi-aksi sulap -  mereka mendesain untuk mencuri. Penampilan perdana mereka adalah beraksi mencuri jutaan dollar dari salah satu Bank di Perancis, aksi ini di perlihatkan langsung kepada penonton. Awalnya mereka menyangka ini hanya sulap, namun saat uang hasil curian itu dibagikan – penonton langsung bersorak dan berebut uang asli tersebut.

Ngeblog itu Membangun Peradaban

Keren banget nih judulnya, ah itu perasaanmu aja zal...iya deh *malu. Walaupun nggak tahu isinya bagus ato enggak, yang penting judulnya bro. Udah udah, emang mau nulis apa sih, ane mau nulis what should i must ngeblog. 

Pepatah kuno mengatakan “ada keramaian pasti ada yang jualan” nah karena banyak yang suka baca, maka saya menulis. Bisa menulis karena dipaksa (saat kuliah dulu 1999), tapi akhirnya sampai sekarang ku pupuk hingga punya Blog Sing Biasane ini.

Semangat saya membara saat pemaksa itu mengataka bahwa “Peradaban itu di tunjukkan dengan adanya tulisan, jadi kalau ingin membangun peradaban caranya dengan menulis”

Menghitung untuk Memperbaiki

 
Sudah lebih dari 2 bulan saya berada di Jakarta, ngapain zal? Yang kerjalah lah. Karena istri saya masih bekerja  juga di Pekanbaru, jadinya belum bisa menemani di kota ini. So jadi orang kost lah disini, dengan semua keterbatasannya. 

Baju terbatas, alat alat terbatas, kendaraan nggak ada, alhasil beberapa hal harus saya tahan, termasuk jika mau ke suatu tempat. Angkutan umum jadi andalan, setiap Sabtu Minggu saya usahakan untuk jalan jalan. Supaya tahu Jakarta dan nggak bosan di kost.

Karena sang ratu sudah memberikan budget yang cukup (pas) untuk hidup saya di Jakarta, saya musti jaga kepercayaan itu. Saya catat setiap pengeluaran, saya beri kategory supaya nanti analisa lebih gampang. 

Pengeluaran yang saya rasa nggak perlu ya nggak saya beli, cari makan yang murah – kalau bisa yang 10rebuan. Alhamdulillah catatan keuangan (pengeluaran) sudah ada di bulan Januari dan Februari, saya lebih mudah menganalisanya.

Chinese Zodiac

Ihiiyyy nulis lagi deh, setelah tantangan LBI minggu kemarin dapat tema Film Hollywood. Jadinya sekarang semangat nulis film film yang sudah aku tonton, secara nulisnya lumayan mudah dan saya suka nonton film. Kali ini saya mau nyeritain mengenai FILM nya Jackie Chan ------ Chinesse Zodiac. Siap siap ya.. siap siap matiin komputer ha ha ha.

Setelah hampir 2 tahun tidak muncul di layar lebar, Jackie Chan mengeluarkan film terbarunya. Saya suka genre Crime, khususnya penjahat pintar dan polisi pintar. Trus ada adegan humornya juga, cocok deh ane banged. Disini Jackie Chan memerankan seorang leader dari tim pencuri, macem macem barang yang di curi – itupun sesuai pesanan. Dengan peralatan yang canggih di tambah kelincahan dan kemampuan bertarung, jadilah Jackie cukup termashyur di kalangan pencuri.

CEO Decision

Tersebutlah di suatu hari, seorang manajer muda yang sedang di bantai habis habisan saat sedang mempresentasikan materinya di meeting ‘new product idea’. Para senior tidak ada yang setuju, “ide produk yang kekanak kanakan”  “tidak mencerminkan tradisi perusahaan ini”. Sambil menangis dia menggerutu di ujung koridor toilet sesaat selesai meeting, “senior seniorku bodoh! Mereka tidak tahu perkembangan pasar”.

Namun dia bukan orang yang gampang menyerah, dengan keyakinan tinggi. Si manajer muda ini menghadap CEO Norio Ohga dan mencoba menyakinkan ide produknya ini, tak kenal lelah ia mengatakan bahwa produk ini akan menjadi ikon bagi masa depan perusahaan - bahkan ia pun hampir selangkah berpindah ke Nintendo. Sejarahpun mencatat produk itu menjadi legendaris dan terlaris hingga saat ini. Manajer muda itu adalah Ken Kutaragi, produk yang di buatnya adalah Sony Playstation – dan saya pun sudah memainkannya di tahun 2000.

Budget Sudah di Tetapkan, Pantang Memberi Tambahan

Awalnya sudah menyangka di Islamic Book Fair, ane pasti akan membeli buku. Ijin tersampaikan ke sang ratu, tapi tidak mendapat restu – budget sudah di tetapkan pantang memberi tambahan. Walhasil berangkat ke IBF dengan perasaan resah gelisah, gundah gulana, halah.... lebay!. Sabtu jadi pilihan hari, karena memang itu hari libur kerja he he. Berangkat tidak pagi, karena ingin menikmati pagi dan nonton berita di TiVi.

Busway Transjakarta jadi pilihan transportasi, halte Gelora Bung Karno jadi pemberhentian ku ini. Sepanjang jalan menuju Istora Senayan, berjajar jajar orang-orang menuju ke satu titik keramaian... IBF. Wuihh rame nian. Sekolah sekolah Islam mendatangkan siswa siswanya dengan Bus bus, anak anak muda usia dewasa juga tidak kalah ramainya. Tujuan awalku adalah panggung utama, karena akan ada penampilan (kayak penyanyi aja) Ust. Felix Siauw.


Nah udah mulai, depan panggung sudah penuh – duduklah di kursi kursi kosong di sisi kanan panggung. Agak jauh tapi masih jelas terlihat pembicara dan gerak geriknya. Ternyata Ust. Felix dan Ust.Syaf Isa sedang memperkenalkan buku barunya “The Chronicles of GHAZI”. Terkesima aja melihat kedua narasumber itu setiap menjawab pertanyaan moderator dan menjelaskan isi buku. Sesi tanya jawab pun jadi rebutan orang, karena temanya memang menarik dan dapat hadiah buku pula.

Barusan Pulang

Friendship