Kenal Nggak sama Asada Mao?

Olimpiade Sochi 2014 menyisakan banyak kisah sukses, gagal dan suka duka para atlet. Satu kisah yang paling jadi perbincangan semua adalah penampilan Asada Mao.

Tak henti-hentinya masyarakat Jepang memperbincangkannya bahkan masyarakat internasional. Memang harus diakui sangat luar biasa mental juara yang dimiliki seorang Asada Mao!
Asada Mao, 23 tahun, seorang atlet figure skating yang sangat populer di Jepang. Mao-chan, nama kesayangannya. Wajah cantik, keibuan, nyaris sempurna untuk penampilan sebagai seorang gadis muda. Penampilan yang menarik, sama menawannya dengan penampilannya saat olimpiade Soichi pada hari Jumat, 21 Februari 2014.

Mao-chan sebelumnya diperkirakan akan menjadi salah satu pemegang medali di Olimpiade Sochi untuk figure skating. Malang tak dapat ditolak. Penampilan pertama short program justru terjatuh dan meraih point yang tak cukup untuk bisa meraih medali.

Dari 30 orang peserta, Mao-chan hanya menempati urutan ke-16. Sangat mengejutkan memang penampilan Mao-chan yang lain daripada yang lain!

Mudah Download Film Hollywood

Wah akhirnya terjadi juga usulan saya dulu ke LBI tentang Duel ini, masukannya dulu adalah memversuskan peserta untuk dinilai kualitas tulisannya – bisa menang draw atau kalah. Tapi saat ini panitia LBI menilai dari nulis tema dan jumlah komentar dari peserta, masih ada unsur menang kalahnya – dari jumlah komentar. Ya lumayan lah, bikin deg degan – dari kemaren udah mikirin strategi apa supaya teman-teman peserta LBI mau datang dan meninggalkan jejak.

 ********* FILM HOLLYWOOD************


Pas juga tema yang saya dapat, secara tiap minggu selalu nonton film – dulu selalu posting tentang film di Blog, tapi sekarang agak kurang bersemangat. Update film film terbaru dapat dari teman, saling bertukar film. Apalagi saat teman Finance yang sedang dinas ke HO Jakarta, pulang ke Pekanbaru pasti bawa film banyak -  saatnya copy he he. Sebenarnya pengen bisa download sendiri, tapi biaya ini yang gede.

Berawal dari promosi teman yang jualan paket internet super ngebut XL 11 GB – hanya 40 ribu, uidihhh banyak nian dan nggak berapa lama saya pun musti operasi dan istrirahat di rumah. Saat itulah proses menghabiskan 11GB dengan download film, daripada expired dan hangus – hajar film. 11 GB tuh bisa dapet lebih dari 11 film, karena satu film rata rata 700 MB. Nah disini saya mau share cara mendapat film yang lumayan agak mudah dan gampang...yah sama aja artinya.

Jadwal Islamic Book Fair Jakarta 2014



JADWAL ACARA

13TH ISLAMIC BOOK FAIR 2014  (28 FEBRUARI - 9 MARET 2014)

 JUM'AT, 28 FEBRUARI 2014 TEMA ACARA : "AL-QURAN UNTUK SEMUA"

14.00 - 16.00 (Panggung Utama) : Opening Ceremony 13th Islamic Book Fair 2014 (Jusuf Kalla)

16.30-18.00 (Panggung Utama) : Talkshow Republika

16.30 - 18.00 (Panggung Selasar) : Talkshow "Membangun Masyarakat Qur'ani dengan Budaya Tilawah dan Tafwid Al-Qur'an" (Ust. Ricky Adrinaldi, KH. Khoirul Muttaqin Lc, Al Hafidz)

19.00 - 21.00 (Panggung Utama) :  Talkshow & Bedah Buku Al-Qur'an E-Pen Tahsin "Membaca Al-Qur'an dengan Benar" (Dr. Zubair Ahmad, MA., Drs. Hamdani Nijan, MA.)

19.00 - 21.00 (Panggung Selasar) : Introduction to Hasanah Lifestyle  (Tim BNI Syariah)

 

Saat Weekend di Jakarta

Perbedaan kerja di Jakarta dan di Pekanbaru salah satunya adalah libur di hari Sabtu, karena di Pabrik (Pekanbaru) musti mengoptimalkan waktu kerja – khususnya mesin. Tapi karena di Ibukota aku masih sendiri,  jadinya musti cari aktivitas sendiri. Karena pernah merasakan di kamar kost seharian, ternyata membosankan.

Ada 24 jam sehari, kalo dipakai nonton film cuman 2 jam, 2 film ya 4 jam. Browsing, baca buku, tiduran, nggak enak aja sih menurutku. Aku selalu coba mencari spot spot keramaian, awal awal dulu salah satu tempat favorit adalah di Asemka. Tempat berjualan barang barang yang murah murah, bisa di jual lagi. Beberapa kali aku beli barang di Asemka dan jual ke teman-teman di Pekanbaru, bahkan aku sempat kulakan pin dan ngemper di Car Free Day atau Masjid Agung An Nur saat hari minggu.

Setelah itu bergantian, ke Monas, Istiqlal, Senayan, Blok M, TMII, Museum BI, Tanah Abang, Pasar Senen, Pondok Indah Mall dan Bogor. Semua angkutan umum sudah aku pakai, dari Busway, KRL, Angkot, Metromini, Kopaja, Bus besar, jalan kaki.... satu yang aku hindari ,,Taksi!. Yaaa jalan jalan sendiri gitu, pagi sampe sore.

Nyesel Seumur Hidup

Sekarang sekarang ini saya sering nangis pas doa (sehabis sholat) saat inget Almarhum Ibu, nangis karena nyesel. Dulu nggak punya ilmu mencintainya, belum mengerti mustajabnya doa ibu, tidak memahami arti Sorga ditelapak kaki Ibu. Jadinya ya biasa aja punya ibu, jarang diskusi dengannya, jarang minta restunya, jarang menyenangkannya, jarang membanggakannya. *berkacakaca.......

Beberapa minggu setelah ibu meninggal, di meja kerja teman ada buku yang judulnya “Punya Ibu nggak masuk Surga? Rugi”, jlebb.... nyeseeelll banget deh. Nggak berani baca buku itu, karena yang ada pasti penyesalan terus menerus.

Pas liat acara TV yang menunjukkan sayangnya seseorang terhadap ibunya, jadi iri, jadi pengen, jadi mupeng. Apalagi setelah baca bukunya ust. Yusuf Mansur, khususnya yang “Semua bisa jadi Pengusaha”. Berkali kali Ustad memberikan contoh memuliakan ibu, minta doa, ngajak ibu melihat rencananya, diskusi tentang masa depannya.

Ada Walikota Keren Disini

 Selepas sholat Ashar saya ngobrol dengan teman tentang rencana Walikota Bengkulu yang akan memberikan hadiah (mobil, umroh dan haji) bagi PNS yang rajin sholat di Masjid, menurut saya ini program yang keren banget. Karena membuat orang jadi lebih dekat dengan Tuhannya adalah hal yang sangat amat baik. Teman saya pun berkomentar “itu namanya paksaan dong, kalo nggak ikhlas gimana”?

Pertanyaan yang super sekali... he he he, saya bilang bahwa keihklasan tuh harus  dibiasakan. Awalnya dipaksa, rutin dijalankan, lama lama akan terbiasa. Bagi anda yang grogi mengeluarkan uang 50ribu untuk memasukkan ke kotak sedekah di Masjid. Itu karena anda belum terbiasa, coba biasakan setiap Jumat masukin 50ribu. Tiga bulan kemudian pasti uang anda habis he he enggak lah, anda akan mendapat keuntungan.

ngEndorse via Selebgram

Laptop jadi tempat hiburan di kost, selain buku dan Al Quran ...cie cie, yang terakhir itu nggak kuat ndengernya. Lagi berusaha bro, menyukai Quran – lha wong kitab yang tiada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang yang bertakwa lho – bener kan. Eits tapi saat ini saya pengen menulis tentang aktivitas bersama laptop, karena benda ini jadi prosentase terbesar yang saya pakai saat di Kost selain buku dan Quran.

Habis sholat Subuh, laptop langsung di ON kan. Pagi nih bisa liat TV, nonton video, browsing berita, youtube, nulis blog dan maen game. Ituuu aja tiap pagi, belum lagi malam – tapi kebanyakan aktivitasnya berhubungan dengan internet. Baca berita apa aja, blogwalking, lihat situs yang aneh aneh, media social,,,,, gitu gitu deh.

Dari baca baca itu baru tahu kalo ada namanya twitter artis atau celebgram, akun akun media sosial milik artis, atlet, orang terkenal yang banyak followernya – dijadikan tempat promo. Bukan membayar sejumlah uang untuk ngiklan, tapi memberikan sejumlah produk untuk di testimoni di sosial media tersebut. Nama kerennya  adalah ‘endorse’, banyak dari pengusaha online yang memanfaatkan cara promosi seperti ini – dan banyak yang berhasil walaupun ada juga yang enggak.

Galau malah bahas Sastra

Hari ini adalah tepat 1 bulan saya berada di Ibukota, bekerja dan mencari penghasilan demi masa depan yang lebih baik. Selama itu pula saya hidup di Kost sendiri, tanpa belaian dan kasih sayang seorang istri. Sebenarnya nggak enak hidup seperti ini, dipaksa paksa pun sama dengan menyiksa diri. Apalah daya ini sudah dipilih, meminta kepada Allah untuk kebaikan diri.

Liat nggak prend, di dua kalimat terakhir tuh terdengar seperti sajak (atau apa ya istilahnya). Kayaknya tuh bacanya enak kalo akhirannya sama semua, layak dicoba ini. Tapi nggak sekarang ya, saya musti tahu ilmunya dulu. Kali ini saya mau belajar dulu aja, kebetulan saya juga nggak tahu apa itu beda puisi, sajak, prosa dan teman-temannya. Sebenarnya dulu waktu SMP pernah belajar, tapi ya gitu – lupa.

Oke mulai aja dari Prosa, prosa itu penyanyi wanita,,,, itu Rosa, eh iya maaf. Prosa itu karangan bebas.... yang tidak terikat oleh banyaknya baris, banyaknya suku kata, dalam setiap baris serta tidak terikat oleh irama dan rimanya seperti dalam puisi. Seperti cerita yang bebas aja gitu, nggak perlu suara merdu atau mendayu-dayu untuk membacanya. Bahasa prosa seperti bahasa sehari hari, kayak nulis blog ini dong ya?. Tunggu dulu, jangan asal ngeklaim he he, musti selesai dulu cari ilmuya.

Sholat dengan Khusyuk

Sejak LBI bergulir, saya musti menulis 3 kali dalam seminggu. Harinya pun telah saya tentukan, Senin – Rabu – Jumat. Nah kalo Jumat ini, seringkali nulis baru bisa di malam hari dan lagi lagi selalu terinspirasi dari Khotbah Jumat. Tema Khotbah tadi mengenai Sholat Khusyuk, seperti biasa – saya pun mengantuk di awal dan mulai sadar di pertengahan hingga terakhir.

Saat ini alhamdulillah semangat untuk memaksakan diri untuk sholat di Masjid tetap ada, walaupun kadang bolong tapi tidak ingin jika bolong lagi. Siang tadi diingatkan bahwa nggak cukup kalau sholat aja trus selesai, seperti mengugurkan kewajiban. Menghadirkan hati saat sholat memang sangat sulit, tapi kalau tidak dimulai dan dilatih ya tetep sulit.

Supaya saya dan kita semua termotivasi untuk melakukan sholat dengan khusyuk musti ada sesuatu yang akan didapat, sesuatu itu musti menggiurkan dan sayang banget untuk dilewatkan... nah apakah itu?.

Ada Massa di Linimassa

Tantangan ada untuk menguji kita, nggak tertantang atau mencari tantangan, posisi kita mungkin nggak sampai bisa disini. Mungkin sama dengan teman-teman kita yang kurang beruntung itu, alhamdulillah syukur terucapa karena iman dan tuntunan Allah bisa berdiri seperti ini. Sama seperti saat ini saat ada syarat menulis tentang trilogi linimassa, sebagai orang yang selalu mencari tahu tentang linimassa pasti kalian udah pada tahu kan?  Ya iyyalah, lha yang disebut untuk orang yang cari tahu.... hrgggg.

Mengiang-ngiangkan kata linimassa di otak baru 3 kali, itu pun masih belum paham apa itu linimassa. Tapi karena nggak pengen ketinggalan di klasemen LBI dan pengen tahu lah, jadinya saya mengadakan research alias googling, stalking dan blogwalking he he he. Yaaa lumayan lah, dapat info dan liat filmnya sebentar he he. Menurut saya ini permintaan nulis yang paling beratsss, semang..gaddd!
 

Perpaduan Maha Gawat

Hari di akhir bulan Januari kemaren adalah perpaduan yang maha gawat, perpaduan apa tuh? Gajian dan Libur panjang....uidiihh. Siapa yang nggak tergoda...(banyak sih he he), misalnya saya ini tetep di kamar kost hu hu hu *nangis. Menurut Safir Senduk, perputaran uang terbesar di Indonesia itu ada 3 waktu :  libur Lebaran, libur tahun baru dan libur sekolah. Dan kalau saya boleh menambahkan adalah saat ini he he, pesan beliau jangan sampai dana kita terkuras hingga minus di saat saat itu.

Sebenarnya saya berencana liburan Jogja, ada kakak pertama saya disana. Namun karena financial advisor saya menyarankan untuk safe dulu, karena bulan ini banyak yang musti dibayar. Jadinya okelah, saya coba cari aktivtas – namun sampai hari Jumat masih belum dapet jiahhh. Jumat saya putuskan untuk membeli barang-barang untuk hadiah Rakor di Harco Mangga besar, setelah Jumatan baru berangkat. Paginya lihat film dan maen game aja.

Sabtu pagi di ajak teman untuk survei rumah di Cijantung, okelah ikut – daripada di kost ini. Wiihhh ngerasain juga melewati jalan-jalan Jakarta yang baru, karena selama ini hanya melewati jalan jalan angkutan. Dari Kost ke rumah yang dituju, butuh waktu 1 jam – ini mah kalo orang Jakarta udah biasa. Baru ngelihat juga markas Kopasus, gede, bersih dan asri, banyak pohon-pohon besar yang membuat jalanan teduh. Apalagi sedang mendung, enak banget lah – seperti di daerah puncak.... dinginnn.

Barusan Pulang

Friendship