LBI's Awarding Night


Ini adalah posting terakhir untuk tantangan Liga Blogger Indonesia. Huhhfff… akhirnya selesai juga. Menjadi postingan terakhir saya di bulan Maret ini, gelaran LBI yang dimulai dari Januari kemaren  akan ditutup secara resmi dengan acata ‘LBI Awarding Night’. Semoga rencana ini bisa terealisasi, karena sempet baca baca di blog Panitia LBI (Asmarie) berat banget nyari dana untuk acara ini. Ikut berdoa yuk…*nunduk kepala  - hening

Selesai! >>>  Menutup laga ini, LBI telah menyiapkan sebuah logo, tuh seperti diatas. Gimana .. keren gak, ato lucu, or aneh, he he. Mau tahu maksudnya?...... Mau tahu? …… Beneran? …. Setelah pesan pesan berikut ini…walah.

Nah, sesuai tema minggu yaitu “Tafsir logo LBI Award Night menurut kamu” maka saya akan memulai melakukan tafsiran logo diatas, kayak Al Quran aja ya – pake ditafsir he he. Kita mulai aja yukk.

Kalo di lihat sekilas, logo diatas terlihat seperti lukisan abstrak, namun kalau di perhatikan bisa dilihat bahwa itu adalah tulisan …. “LBI”

Walaupun desainnya sederhana tapi logo ini indah lho, bisa kita letakkan dimana aja – nggak ngerusak benda yang di tempelin, malah menjadi perhatian yang melihatnya. Karena memang desainnya itu ‘pengen dilihat banget’.


Dari pemilihan warna, biru diidentikkan dengan langit yang cerah, terang dan tanpa hujan. Bisa kita lihat, logo LBI mewakilkan 3 spektrum warna biru, jadinya terlihat resmi dan tetap menyenangkan. di Award Night nanti kita semua yakin akan datang wajah wajah yang cerah, terang dan gembira pastinya. Dengan acara yang resmi menegangkan namun di balut suasana persahabatan yang kental.

So, semoga apa yang telah persiapkan oleh panitia LBI nanti bisa terlaksana. Tujuannya acara juga bisa tercapai serta Semarang sebagai tempat pelaksanaan, lebih dikenal lagi dengan sebutan baru - 'Kota Blogger Indonesia'. Bukan mimpi yang muluk muluk menurut saya, karena “Perubahan besar dimulai dari banyak perubahan kecil yang konsisten” 

Blogiveaway - Blog Sing Biasane


Hari ini (Rabo) harusnya saya nulis Movie Review, tapi yang saya inget hanya film Three Musketers. Klihatannya kok kurang sreg ngereview film ini. Hari minggu sebenarnya jadwal nonton koleksi film di laptop, ada beberapa yang klihatannya lumayan. Tapi karena pagi sibuk nguras kolam ikan, siang kopdar Blogger Bertuah sampe Maghrib, trus habis isya Halaqoh sampe jam 11 malem. Jadinya jadwal nonton pun gak terlaksana.


Akhirnya hari ini BW dulu lah, sambil inget-inget film yang pernah ditonton. Coba mampir ke Chiaossu punya Bang Ais, ini Blog isinya apdetan blog punya member Blogger Bertuah. Paling atas dulu, menuju ke blog …… Eh lha kok tertarik ama posting Giveaway yang hadianya gede, padahal saya gak pernah ikutan GA. Langsung menuju ke TKP, ternyata diminta kirim post review dengan hadiahnya maknyusss. Wah, pucuk dicinta ulam pun tiba =  bingung mau ngereview film apa, ternyata ada GA isinya review (apalagi review film bisa) wis langsung deh posting ini.

Berburu Dinar Emas


Minggu kemaren charger laptop ngadat lagi, sebelum sebelum nya sih emang udah ngadat. Dah diperbaiki berkali, dan akhirnya tewas juga. Dulu sempat beli, mahal juga – kirim dari Jakarta pula. Eh ternyata bermasalah, di ganti sih emang – Cuma ongkir (dari Pku) kita yang nanggung … halahhh. Udah deh cerita chargernya.

Kerja pake PC staff, tapi ya gitu gak leluasa. Gak biasa pake mouse, keyboard keras dan hurufnya pada hilang huahaaa. Gak PeWe pake PC, jadinya saya alihin baca buku aja lah. Ke Perpus (Pabrik)  - ada yang mengkilat nih. Ternyata buku ‘Think Dinar’ penulis Endy Kurniawan. Wah ini buku yang ingin saya baca dari dulu, tapi gak menyempatkan diri.

*satu hari berlalu dan baru dapet sepertiga buku

Keren juga buku ini, menjelaskan tentang keunggulan dan keuntungan memakai Dinar. Sifat Dinar sebenarnya sama dengan Emas, lha yo jelas – Dinar kan Emas 22 karat dan beratnya 4.25gr. Langsung deh nyuruh istri beli buku ini, tabungan kita di Bank di ambil aja. Kita beli Dinar (Emas), nilainya gak akan turun. Tag line nya, jaman Nabi dulu : ‘Beli kambing seharga 1 Dinar, saat ini beli kambing juga 1 Dinar’ – bahkan ada kembaliannya. Artinya Dinar (Emas) nilainya terjaga, beda dengan uang kertas, atau yang ada di tabungan.

Musik + Politik = Bang Haji

‘Hari Musik Nasional’ jadi tema Liga Blogger Indonesia di Pekan ke sebelas ini, kalau cuma menulis – sebenarnya tantangan ini cukup mudah dilakukan. Jadi ya gak berharap banyak bisa naik peringkat menembus 3 besar. Tapi konsistensi dan kerja keras juga gak ada ruginya, mudah mudah bisa bertahan menjadi karakter saya.

Karena tahun depan adalah tahun politik + kali ini nulis tentang musik, gak ada salahnya kalau saya gabungkan saja ya. Politik + Musik = Bang Haji Rhoma Irama!…. Lho lho kok bisa. Iya…… kan Bang Haji sebagai Raja Dangdut siap menjadi calon Presiden di pemilu 2014. Sebagai fans berat dan penyuka dangdut saya mendukung beliau.

Kenapa Bang Haji pantas menjadi Presiden? Karena tokoh yang satu ini memiliki istri yang Solekha yaitu Ani, mampu menggalang massa hingga 200 juta penduduk Indonesia. Ada Jawa, ada Batak, ada Sunda dan masih banyak yang lainnya. Tidak adu domba, judi, mirasantika, karena menurutnya mirasantika itu katanya “..ku tak mau tak!”. Apalagi begadang, katanya ‘begadang jangan begadang, kalau tidak ada artinya. Begadang boleh saja kalau ada perlunya’

  

Abraham Lincoln : Vampire Hunter

  
Ketemu lagi di Ordinarily Blog edisi Movie Review, minggu ini saya akan mencoba menceritakan kembali dengan tidak detail (halah!!) tentang film ‘Abraham Lincoln’ the Vampire Hunter. Wo ho ho, film mengenai Vampire nih bikin deg deg an lho. Walaupun Twilight aja yang notabene film drama romantis, kalau lagi adegan pertarungan – bikin jantung berdetak. Tapi yang menarik sebenarnya adalah, si pemburu vampire ini adalah salah satu presiden Amerika – tepatnya adalah yang ke 16.

Bagaimana rasanya, orang tua anda dibunuh dan anda melihatnya?

Apa jadinya ternyata yang membunuhnya adalah Vampire?

Itulah yang dialami Lincoln, rasa balas dendam yang tertahan hingga dewasa.. Saat bertemu Bart dan ingin membalaskan dendamnya, baru tahu kalau yang dihadapi adalah Vampire. Ya sudah jelas kalah telak dan pasti akan mati, untunglah ada Henry yang datang membantu. Siapakah Henry? Dialah yang akan membantu Lincoln untuk membalaskan dendamnya.

My Father Coming



Wuihhh seneng nya hatiku – tiada terperi,  setelah 5 tahun bekerja di Pekanbaru Riau. Minggu kemaren Bapakku dari Surabaya datang untuk pertama kalinya ke Bumi Lancang Kuning, Tanah Melayu, Kota Bertuah…. Hua ha ha banyak banget sebutannya ya. Aku sempet tanya ke adikku, emang ada apa Bapak ke Pekanbaru? ‘kasihan sama kamu, gak pernah di datengin’ ohhh… tak kira mau bagi warisan ,,,, ajaiiiyy.

Dari dulu pengen sebenarnya ngajak Orang Tua ke Pekanbaru, melihat kehidupan anaknya yang merantau. Tapi karena jarak dari Surabaya ke Pekanbaru dan biaya yang cukup tinggi. Niatan itu jadi tertunda, dan sempet menyesal karena Ibu meninggal tanpa pernah mengetahui kota tempat tinggal saya. 

Kedatangan Bapak tidak kusia siakan, 5 tahun berpisah hanya bertemu 3 kali. Jadi saya telah mempersiapkan rencana selama Bapak disini – seminggu men. Yang pertama pasti ruang istirahat, Orang tua kita harus diberi yang layak. Kamar kami (dan istri) direlakan untuk Bapak, kasur dirapiin, sprei baru di laundry, AC oke, dan ruangan disapu bersih. Ruang keluarga juga di rapikan, diberi alas yang bagus, barang barang berserakan di area belakang ku bersihkan. 

Kartunet Kampanye Aksesibilitas Tanpa Batas

 
Kadang mikir hadiah apa yang bakal dikasih sama Dotsemarang untuk gelaran LBI Ini, capek capek posting + nulis lagi permintaan mereka >> tapi balasannya….. hmmm nggak tahu. Tapi kenapa sampe pekan kesepuluh ini saya masih ikutan?.... Nah itu dia, ada apa ya?

Saya coba beralih mindset. Ada ‘hal lain’ yang bisa saya dapatkan, yaitu semangat kompetisi, konsistensi, dan pembelajaran. Seperti kali ini di postingan tema, bener bener gak kepikiran harus nulis tentang  fasilitas untuk orang disabilitas. Ini yang di sebut ‘Hidden Gift’ di Liga Blogger Indonesia yaitu *Kesempatan belajar hal-hal baru* , namun ssemua itu ya tergantung kita juga sih – bagaimana cara pandang terhadap sesuatu.

Bekerjasama dengan Kartunet dan XL, posting tema LBI minggu ini adalah ‘Kartunnet Kampanye Aksesibilitas tanpa Batas’

******************** 
Kadang  aku anggap ini sebuah ujian, namun kok berat sekali – walaupun Alloh tidak akan memberi cobaan yang tidak bisa di tanggung umatNya. Atau aku anggap ini musibah – namun di setiap 1 kesulitan Alloh memberikan 2 kemudahan. Atau mungkin ini hukuman – karena setiap manusia akan mendapat balasan di dunia dan di akhirat. Kadang juga tidak aku pikirkan kenapa ini terjadi padaku.

Setiap hari ku berdoa, bertanya dan mohon ampun serta mohon kesembuhan. Tiada lelah aku memohon, aku paksakan di sepertiga malam untuk mengadu kepadaNya. Namun aku harus tegar, menerima apa yg telah terjadi. Hidup tetap akan kujalani dan kuarungi hingga nanti terhenti di suatu hari. Istriku setia menemani, kakak dan adik berdoa setiap hari, teman teman selalu disamping berdiiri. Iman tetap teguh di hati, aku akan perjuangkan dengan kondisiku ini.

********************

Wallstreet Movie


 Pasti ada di sebagian dari teman teman yang pernah berkecimpung di dunia saham, valas, investasi atau berbagai bidang spekulasi lainnya. Ini adalah bisnis yang membuat orang bisa sangat kaya raya namun tidak sedikit yang hancur lebur karenanya. Di Rabu ini adalah jadwal Movie Review Blog Sing Biasane, dan yang akan saya tampilkan kali ini adalah film ‘Wallstreet’.

Salah satu film yang agak lama (2010) dan medioker ya, inilah favorit saya –seorang movielover yang minim budget he he. Film ini dibintangi Shia LaBeouf dan Michael Douglas, dan pastinya ada beberapa bintang lain yang gak perlu disebut satu satu disini. Bercerita kecurangan, kebohongan dan ketidakpedulian terhadap orang lain karena uang. Diawali dengan runtuhnya salah satu perusahaan investasi Keller Zabel karena perlakuan ekonomi kotor dari salah satu pesaingnya Churchill Schwartz.

Bisnis Apakah Mimpi

Keinginan untuk memulai bisnis/ usaha secara total belum kujalani, bulan ini jadi penentu apakah aku mulai atau 50% lagi. Menjalani usaha sendiri jadi pilihan jika keluar dari kerjaan nanti, bukan berpindah ke lain hati. Atau lari dari kenyataan ini, diriku sudah siap jikalau nanti mandiri.

Eits, memutuskan untuk memulai bisnis sendiri, baik 100% atau 50% musti ada dasarnya loh – ada alasannya. Setidaknya ada 3 yang pernah saya pelajari:

3. Paling rendah alasan seseorang untuk memulai usahanya adalah karena kepepet, ntar dapetnya ya mepet. Tidak terencana, asal jadi, asal untung.
2. Yang kedua karena pengen kaya, penjudi pun pengen kaya, koruptor juga pengen kaya, yuk cari pembeda.
1. Paling utama adalah karena ingin berkontribusi pada hidup dan kehidupan. Percaya bahwa Alloh SWT,  menciptakan kita karena ada misinya, ada tujuannya.

Seperti firmanya di QS Ali Imron:110 “Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar……..”

Semarang the Destination

Ketemu lagi di Blog Sing Biasane edisi LBI, tiap jumat saya nulis post sesuai dengan tema dari Liga Blogger Indonesia. So to ayam…halah, so - theme of this week is “if i go to Semarang” I will titik titik titik….jawabannya pasti gitu kan. oke, yuk kita jawab.  

Di tahun 2004-2006 saya pernah bekerja di Ungaran Jawa Tengah. Jika mau ke Semarang, butuh waktu 45 menit untuk mencapainya. Seperti yang pernah saya tulis di Jateng Riwayatku Dulu.

Lebih dari 1,5 tahun di Ungaran, pergi ke Semarang hanya beberapa kali. Alasan pertama gak ada kendaraan sendiri, kedua capek banget. Kerja 6 hari 12 jam, minggu adalah hari bersih-bersih kamar kost, cuci baju dan leyeh leyeh atau ke tempat Mbak kandung di Jogja. Kalau ada keperluan aja baru ke Semarang, misalnya ketemu kecengan atau diajak teman jalan jalan. Tapi kalo sekarang ada kesempatan ke sana yo jelas gak disia siakan, apalagi nanti kalo tiket Pekanbaru – Semarang dapat gratis. Aamiin.

Ngobrol ngobrol, di Semarang ada apa sih… kalo di Jawa klihatannya semua ada, wisata alam, buatan, mall sampai kuliner, dari yang alami hingga yang modern. Semarang juga gak sedikit kuliner yang ngangeni, pertama dan paling utama ‘Lumpia’.

100% for Blogger Bertuah

‘Lakukan setiap aktivitas dengan 100%’… quote yang sering saya dengar, baru nggeh akhir minggu kemarin. Teman teman pasti juga sering dengar kan, lakukan usaha kita sebesar 100%! Jika tidak, dijamin nggak berhasil. Di pembelajaran praktis UTHB juga hal ini diajarkan juga, ditambah contoh contoh yang menarik malah. Tapi saya nyesel, kenapa gak kok nerapin  ini dari dulu, karena menganggap – yang saya lakuin ini sudah 100%-. ntar ntar Emang minggu kemaren ada apa sih?
 

Masih inget kan di posting ultah 4th Blogger Bertuah, kaln ada lomba tulis artikel tuh mengenai Miladnya. Saya seneng banget tuh mau ikutan, karena hadiahnya sangat menggiurkan -  satu buat smartphone. Jadinya minggu kemarin udah mikir mikir isi tulisannya, judulnya, gambarnya. Tapi ya gitu mikir tok gak mulai mulai, tapi Alhamdulilah H-12 jam udah kelar.
********



Red Riding Hood : Movie


Harusnya Rabu kemarin saya posting movie review, tapi karena meramaikan ultah 4th Blogger Bertuah. Jadinya posting movie review di undur, posting Rabu pun di undur hari Kamis – sesuai persyaratan lomba posting ultah itu. So hari Senin ini yang biasanya posting ‘berisi’, saya ganti dengan review. Deal sob…. Setuju gak setuju ngikut dong he he

Yuk kita mulai, kali ini saya akan menceritakan salah film medioker pastinya; yang judulnya ‘Red Riding Hood’. Pada gak tahu ya, yakin saya - lebih dari 50% gak tahu nih film. Saya awalnya ragu-ragu mau nonton nih film, judulnya gak terkenal.Tapi itulah movielover, harus semua ditonton minimal 10 - 20 menit lah. Itu yang biasa saya lakukan, kalo setelah menit itu belum tertarik – oke silahkan ditinggalkan.

****

Siak Kingdom



Indonesia sebelum jadi satu kesatuan NKRI, terpisah oleh kerajaan kerajaan tersendiri. Di berbagai daerah di Nusantara ini terbagi menjadi wilayah-wilayah kekuasaan. Namun dari beberapa buku yang saya baca sebagian Kerajaan Islam di Indonesia dulu menginduk Kekalifahan Islam yang bertempat di Turki. Karena memang sistem pemerintahan Islam (Khilafah) hanya mempunyai 1 pemimpin yang bernama Khalifah.

*************
Hari ini adalah minggu kedelapan Liga Blogger Indonesia, tema yang harus di posting adalah
“Heritage Culture : Peninggalan Sejarah di Kotaku”. Nah untuk menjawab tantangan itu, saya akan menceritakan salah satu peninggalan sejarah di Provinsi Riau. yuk kita lanjutin ke paragrap dua.......
*************

Salah satu kerajaan itu adalah Kerajaan Siak Sri Indrapura yang bertempat di Kabupaten Siak – Provinsi Riau, berjarak kurang lebih 125 Km dari Kota Pekanbaru. Saat ini kita bisa lihat peninggalan sejarah kerajaan Siak adalah Istana Siak. Istana yang dulu di gunakan Raja Siak sebagai pusat pemerintahan ini masih berdiri gagah, Raja terakhirnya adalah Sultan Syarif Kasim II. Lokasi Istana ini memang dirawat dan dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten untuk menarik pengunjung dari Riau dan Sumatera.

Barusan Pulang

Friendship