Jateng Riwayatku Dulu


Oke nulis about Jawa Tengah sekarang, kalau gak dipaksa ya gak akan coba nulis. Siapa yang paksa zal? Ada deh, mau tahu aja. Seneng sebenernya di kondisi ginian, di paksa, kepepet, deadline, yang pasti ada proses belajar disana untuk lebih baik. Yup, coba deh untuk terus menerus memepetkan diri untuk melakukan aktivitas (yang baik), atau Anda akan terus nyaman dikondisi sekarang.

Lebih dari 1,5 tahun (2004 – 2005) saya pernah bekerja di Ungaran, salah satu kabupaten di Jawa Tengah. Tepatnya di Ungaran Sari Garment, Karangjati. Selama itu pula saya jarang kemana-mana. Lokasi pabrik yang masuk ke dalam sejauh + 7 Km, kerja 12 jam tiap hari. Membuat hari – hari ku hanya di kost ke pabrik pp, untuk beli sarapan dan makan malam pun kadang gak sempat.

Yang paling di tunggu adalah hari Minggu, tiduran; cuci setrika; ke Semarang dan ke Jogja. Paling sering saya ke Jogja, karena kakak kandung saya tinggal dengan keluarga kecilnya disana. Pulang kerja Sabtu sore bareng teman (kadang naik bis) berangkat ke Jogja. Wuih senengnya, menikmati perjalanan : Bawen, Ambarawa, Secang, Magelang, Muntilan, Sleman, nah Jogja deh. Kadang kami (naik motor) memilih lewat Salatiga, Boyolali, Klaten dan Jogja.

KPR di Bandara

  
Minggu kemaren pas nunggu pesawat di Soekarno Hatta, saya ketemu orang yang bekerja di Bank. Kami ngobrol cukup lama, gimana gak lama – lha wong pesawat jam 15.00, saya sudah di bandara jam 10.00. setelah ngalor ngidul ngobrol, akhirnya kami fokus diskusi mengena KPR. Kebetulan nih orang ahli bener mengenai KPR, KPR nih Kredit kePemilikan Rumah ya. Nah yang penting dan saya ingat kali ini saya bagi untuk pengunjung Blog Sing Biasane. Begini ceritanya:

Beliau menyarankan di usia muda segera mengambil KPR. Minimal usia saat mengambil KPR di setiap bank adalah 21 tahun. Ketentuan ini mengacu pada kitab undang-undang hukum perdata (no nya lupa). Pada usia 21 tahun ini seseotang dianggap telah dewasa dan cakap dimata hukum untuk melakukan perjanjian. Sedangkan batas maksimal juga telah ditentukan oleh bank. KPR anda tidak akan disetujui apabila Anda mencapai usia tertentu saat KPR lunas. Untuk karyawan batas maksimal saat KPR lunas adalah 55 tahun dan untuk pengusaha atau profesional adalah 65 tahun.

Nah beliau kasih contoh nih, lebih enak kan dari pada teori terus. Sebelumnya saya minta maaf, jika ada kesamaan tokoh atau cerita, karena ini bukan fiksi tapi memang peraturan UU nya seperti ini.

Itu Dian Sastro!

Di hari Jumat malam TVOne menyiarkan acara yang mendatangkan Dian Sastro sebagai bintang tamunya, tahu kan siapa dia? Salah satu artis favorit saya sih. Jadinya saya ngikutin acara itu dengan seksama, tapi apa ya nama acaranya? Lupa saya. Yang bikin saya terkesan adalah kecantikannya itu loh, itu mah semua pada tahu zal. Ehmm sori – ada lagi, jadi waktu SMP – SMA Dian Sastro punya buku diary.

 
Isi diarynya gak hanya tulisan tapi penuh dengan hiasan dan coretan manis ala Dian. Di buku itu ada beberapa lembar halaman ‘Dream’ yang memuat keinginan-keinginannya, dengan detail jenisnya dan detail waktunya. Keren nih orang, masih remaja udah mempunyai impian impian yang ingin diraih dan ditulisnya. Mungkin beberapa dari teman teman ada telah melakukan juga, tapi kalo saya saat itu enggak banget *nyesel.  

Ajang Berkumpul



Wah berkesempatan lagi di Bogor, but kali ini beda – berangkatnya bersama teman teman ahaiii. Acara Pabrik ya Zal? Yo’i , kenapa selalu di Bogor? Ehm karena kantor pusat (HO) Pabrik kami di Bogor… nah itu jawabnya. Tapi kali ini acaranya beda, kita orang mau rakorda. Rakorda nih apa lagi zal? Hadeh tanya mulu, iya iya aku jawab. Rakorda nih rapat kordinasi daerah…. He he itu kepanjangannya.

Kalo di group kami rakorda ini bisa di artikan berkordinasinya beberapa pabrik yang sejenis. Karena Pabrik saya bergerak di minuman, jadi kami berkordinasi dan berkumpul dengan yang  minuman. Dan (masih) karena pabriknya lumayan banyak, so dibagi 2 acaranya : barat dan timur. Dan (masih juga) karena pabrik saya di Sumatera, itu masuk barat maka gabungnya di Bogor.

2 paragrap jelasin apa itu rakorda aja, hadehh. Wah seneng banget bisa ikutan acara ini, pertama berangkat sama teman teman, bertemu teman teman lama / baru dan terakhir menginap di puncak Bogor … ahaiii. Mbayangin dinginnya, pohon pohon ijo, lembah wah keren, dan ternyata emang keren hotelnya. Saya berkesempatan menikmati 2 malam dengan hotel yang berbeda. 

12.12.12 - 12:12

  
Wah  wah Alhamdulillah, saya salah satu orang yang bisa melewati hari dengan angka yang unik. Yups hari ini Rabu tanggal 12 bulan Desember  tahun 2012, atau biasa disingkat 12.12.12. Keren kan, apalagi saya postingnya tepat pukul 12:12 siang – malah tambah keren.

Sebenarnya gak ada yang istimewa dengan hari ini atau tanggal ini. Di ajaran agama yang saya anut yaitu Islam tidak mensyaratkan hal khusus di hari ini. Yo iyyalah kan angka itu dari penanggalan Masehi, sedangkan Islam menggunakan Hijriyah. Atau mungkin gak istimewa juga di Agama, Suku, Ras, Bangsa lain karena menggunakan penanggalan yang berbeda pula.

Posting hari pun gak mengharapkan apa-apa, saya juga nggak melakukan ritual khusus di hari ini. Kalaupun ada InsyaAlloh saya nggak meyakini, Cuma ingin mengabadikan bahwa umat manusia pernah punya penanggalan (masehi) dengan susunan angka yang unik dan bagus di hari ini. Itu ajah…

Hanya 2%


Indonesia membutuhkan buanyak sekali pengusaha/ entrepeneur agar dapat mandiri dan menjadi negara maju. Kata Tokoh, Ahli, Pengusaha dan Pimpinan, Indonesia membutuhkan minimal 2% pengusaha mandiri dari total penduduk. Penduduk Indonesia ini buanyak lho : 250 juta orang, Masya Alloh. Tersebar di ribuan pulau, terbagi berbagai suku, bahasa, Ras dan Bangsa yang berbeda beda. 

Jadi berapa tuh kalo 2%? sekitar 5 Juta lha. Bandingan dengan yg ada sekarang, dibawah 500 ribu. Sedikit sekali memang, kenapa harus berwirausaha karena dari yang saya tahu bahwa wirausaha-wirausaha kita dinilai tahan dengan krisis, meningkatkan kemandirian bangsa dan menarik banyak tenaga kerja. Ketiga pilar tersebut menurut saya sangat amat layak untuk jadi dasar pandangan untuk wirausaha baru.

Awas ada anjing galak !


Dulu waktu  SD saya pernah diminta tolong Ibu teman saya untuk mengantar sesuatu, apa yang diantar saya lupa. Maklum udah 12 tahun yg lalu jadi wajar kalo lupa | *ada yang tanya: ntar ntar emang sekarang umur berapa zal?. Aduh kok dibahas sih, supaya gak merasa tua lah. Oke oke gak usah diterusin, kita lanjut ya…

Nah akhirnya kita berangkat, sesampainya di tempat tujuan – teman saya turun dan meng ‘tek tek’ pagar rumah yg cukup tinggi itu. Saya sempet ngingetin “ada anjingnya tuh, noh baca tulisannya ‘awas anjing galak’. Temen saya langsung ambil jarak dengan pagar dan ‘tek tek’ sambil teriak. Saya juga agak menjauh dari pagar, siapa tahu tuh anjing lompat trus nerkam kita. 

Kondisikan!

Minggu kemarin tepatnya hari Jumat malam, saya mencoba untuk kopdar ke teman-teman di Blogger Bertuah. Komunitas Blogger yang berdomisili di Pekanbaru dan Riau. Malam itu kebetulan mereka sedang ada persiapan acara di salah satu hotel, yaitu UKM goes Online.

 Baru ketemu, ya jelas gak ada yang kenal. Berusaha proaktif untuk kenalan tapi tetep masih belum bisa masuk/ nyambung saat mereka ngobrol dan diskusi. Komunitas ini banyak berisi anak-anak kuliahan, walaupun beberapa ada pengurus yang sudah bekerja. Namun tetep  saya berusaha untuk ikut, ikut ketawa, senyum dan kipas-kipas.

Barusan Pulang

Friendship