Ngedhuha, mau dapat apa?


Maaf ya, saya memang selalu memotong post yang terlalu panjang. Supaya teman-teman tetap nyaman membacanya, oke post ini adalah lanjutan tulisan minggu kemaren dan dulu juga.

**********************

Hasilnya.... saya dapat tunjangan rumah selama 4 tahun, karena di Jakarta sendirian, jadi uangnya saya pake ngekost aja. Sebenarnya ini memang fasilitas bagi karyawan pindahan, tapi tetap saya menganggap ini karunia Allah. Bisa jadi loh rezeki ini gak turun lantaran banyak hal, rezeki itu dari Allah, dijemput dengan  ikhtiar, manusia hanya perantara. Enaknya kerja di Jakarta ada tempat tinggal tapi dibayarin, wiih lagi lagi Alhamdulillah........dhuha teruss.

Saat dipindah di Pati, lebih keren lagi. Karena jatah tunjangan rumah setahun bisa untuk ngontrak 3 tahun, karena biaya di Pati memang rendah. Jika tunjangan saya sampai 4 tahun, jadi selama 12 tahun saya gak pusing-pusing mikirin rumah...alhamdulillah dhuha lagee.

Teman dan bawahan kalau saya ceritakan ini, beberapa menganggap ini adalah karena saya karyawan pindahan dan berhak atas tunjangan rumah. Sekali lagi saya katakan, rezeki Allah yang memberi, kalau itupun hak saya tapi Allah gak ridho ngasih ya kita nggak dapet.

Result Mau Rumah Gratis


Tulisan ini masih berhubungan dan memang saya hubungkan dari tulisan di tahun 2013, tentang sholat Dhuha 12 rokaat yang di janjikan Allah Swt rumah di Surga namun disaat yang sama berharap mendapat rumah di Dunia.

***************** 
Semoga ini bukan bagian dari riya karena memberi tahu amalan. Bagusnya amalan tuh disimpen bukan di gembor gemborkan. Walaupun melakukannya karena Allah, tapi saat memberi tahu ke orang ada rasa kesombongan bahwa bisa melebihi orang lain. Bisa jadi pahala amalan itu menjadi rusak, berkurang bahkan hilang.

Larangan dan pembolehan amalan disembuyikan dan ditampakkan ada di sini rumasyo, sila mempelajarinya. Al Hasan Al Bashri mengatakan, “Kaum muslimin sudah mengetahui bahwa amalan yang tersembunyi itu lebih baik. Akan tetapi amalan tersebut kadang boleh ditampakkan jika ada faedah”.

Maulid, Apa yang kamu lakukan

www.prayertimenyc.com
Bulan ini adalah bulan dimana Rasulullah Shallahu alaihi wa salam dilahirkan ke dunia, ya bulan Rabiul Awal. Tanggalnya masih ada perbedaan antara ulama, ada yang tanggal 11, 12 atau 13. Hal ini dikarenakan masyarakat Quraisy belum meng-angka-i tahun kalender mereka, sedangkan nama bulan sudah ada.

Tahun Nabi lahir saja diingat sebagai tahun Gajah, karena ditahun itu Pasukan Gajah raja Abraha menyerang Ka’bah walaupun tanggal dan tahun-nya masih banyak perbedaan. Mayoritas ulama menyetujui Nabi Muhammad lahir di tahun Gajah.

Setelah di tetapkan tahun kalender saat Hijrah adalah tahun pertama, penanggalan peristiwa umat Islam lebih rapi dan tertib. Sehingga tahun wafatnya Nabi bisa diketahui secara tepat, yakni 12 Rabiul Awal 11 Hijriyah.

212 disisi mana anda berada

Saya terus terang berada di sisi yang mendukung, walaupun ternyata yang tidak mendukung juga banyak. Kadang ragu juga mana yang benar ya, disinilah hati terdalam kita di uji. Kakak ipar saya aja berkomentar ngapain juga acara gituan, gak jelas. Banyak dan sangat banyak tokoh yang melarang untuk mengikuti acara ini, ormas pun juga ada yang melarang jamaahnya ikutan.

Saya coba memposisikan diri jika ada suatu ormas, yang ormas itu kurang saya setujui, mereka mengadakan acara. Saya pikir-pikir ya, mungkin saya gak bakal datang, walaupun lokasinya di dekat tempat tinggal saya, dekat kampung/ perumahan, di kota yang sama atau di Provinsi yang sama. Tanya kenapa?

Ini karena apa yang masuk di kepala saya, kejadian-kejadian yang masuk ke memori saya, informasi-informasi yang masuk ke otak saya. Memunculkan pemikiran bahwa ormas itu gak kurang cocok dengan hati nurani, jadi apapun yang di lakukan terasa gak sreg, walaupun belum ngikutin acaranya, belum mendengar  dengan hati isi-isi aktivitasnya.

Barusan Pulang

Friendship