Minggu, 09 April 2017

Nginep di Hotel? Ini rencana dia

Sekarang posting saya sering berlanjut, bergitu juga yang ini. Check yang ini

Tidak lama dari itu, pulang dari Pekanbaru saya diminta datang ke HO YCH. Saya diberikan penginapan  di Hotel Santika Cikarang, wah kalo Santika nih jaminan bagus lah. Dari lobbynya udah wah, kamarnya juga standar ke atas, ada kolam renang dan yang paling joss adalah sarapannya... banyak dan bermacam-macam.

Awal Maret saat saya di beri kesempatan seminggu di YCH Surabaya. Saya menginap di 2 hotel, pertama di Whiz Premiere Darmo Satelit. Hotel ini masuk di wilayah apartemen dan penginapan elite, bentuknya unik. Terlihat dari ruang makan yang terletak di tengah dengan atap terbuka (kanopi) dan dikelilingi jendela-jendela kamar dan balkon lantai 2.


Kamarnya sederhana, cukup luas. Air bisa isi ulang sendiri, jadi gak perlu beli di luar. Sarapan diambilkan, jadi kita milih sample yang ada di meja, pelayan akan menyiapkan dan mengantar di meja. Senangnya adalah ada mesin kopi dan snack yang cukup...haseeq.


Minggu, 02 April 2017

Perempuan ini selalu memaksa saya nginep di Hotel

Amaris Simpang Lima Semarang
Selama kerja di garudafood, khususnya setelah sebagai BOF (Logistic). Intensitas meeting saya di luar kota semakin sering, setahun bisa 4 – 5 kali dinas luar kota. Biasanya awal tahun ada annual meeting, dan bulan berikutnya adalah rakor serta logistic meeting 3 bulanan. 

Ada 8 orang dari daerah yang mewakili pabrik kami yang datang ke Jakarta jika ada meeting. Rata-rata kami meeting hingga 2-3 hari. Dari seringnya pergi ini, saya pun banyak merasakan berbagai macam hotel dengan budget 1 jutaan. Cukup tinggi karena diisi berdua dan bayar berdua he he.

Hotel-hotel di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Surabaya kami coba rame-rame. Sayangnya saya tidak menjadikan moment ini untuk di dokumentasikan dengan baik untuk Blog. Wah jadi blogger traveler ini...hi hi. Banyak juga sih cerita-cerita saat dinas luar kota, bertebaran di blog ini.

Minggu, 26 Maret 2017

4 tempat yang tidak menyangka bisa mengunjunginya

Lanjut dari post minggu lalu ya.... 

Sekitar 2 bulan saya belajar dan bekerja di Semarang, merasakan kembali sebatang kara tinggal di kost. Mendapat kesempatan mengelola salah satu account dan merasakan slogan “welcome to the jungle”. Memulai lagi di zona tidak nyaman, belajar dan mencoba di masa transisi.

Tinggal di ibukota provinsi memberikan banyak pilihan hiburan dan kuliner. Tapi karena saya orang rumahan dan lokasi kost tidak dekat dengan pusat kota, jadinya hiburan dan kuliner saya lewatkan. Bulan-bulan awal saya masih pulang balik ke Pati di akhir minggu, 3 jam naik motor....wuihh capeknya. Senin pagi balik ke Semarang, di Sayung – Genuk selalu macet parah karena pertigaan padat dan banjir rob.

Minggu, 19 Maret 2017

Baru 4 bulan, saya sudah mengetahui 4 tempat ini


Sejak 1 November 2016 saya telah bernaung di salah satu perusahaan third party logistic. Alhamdulillah saya masuk daftar PHK di perusahaan lama Suntory Garuda Beverage. Alhamdulillah karena bersyukur itu harus, kedua saya dapat pesangon, ketiga mendapat pengetahuan baru di perusahaan lain, bisa merasakan kerja di kota lain dan dapat teman baru.

PT. YCH Indonesia adalah nama yang asing bagi saya, wasasan saya ternyata cupet dan selama ini merasa cukup dengan pengetahuan di lingkungan Pabrik (Garudafood) saja. YCH berbasis di Singapura dan memiliki cabang di beberapa negara Asia. 

Ada sekitar 8 cabang di Indonesia, melayani berbagai macam jenis perusahaan dan produk. Dengan semangat melayani, YCH memiliki bisnis yang flexible. Flexible ini seperti yang pernah saya ceritakan disini. Semua bisnisnya tidak lepas dari pengelolaan warehouse dan distribusi.  

Hingga bulan Maret, saya yang karyawan baru ini saya telah mendapat kesempatan untuk mendatangi 4 SP [Suplly Point] atau cabangnya. Mana aja itu, yuk ikuti perjalanan saya.

Barusan Pulang

Friendship